Posko Keracunan MBG di Cisarua Kewalahan, Rumah Sakit Rujukan Penuh
Posko penanggulangan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasang papan informasi daftar fasilitas kesehatan (faskes) rujukan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – posko penanggulangan keracunan Makan Bergizi Gratis (mbg) di SMP Negeri 1 cisarua, Kabupaten Bandung Barat (kbb), memasang papan informasi daftar fasilitas kesehatan (faskes) rujukan.
Langkah ini diambil seiring terus bertambahnya jumlah siswa dari SMP 1 Cisarua, SMK 1 Cisarua, dan SD Garuda Cisarua yang mengalami keracunan setelah menyantap program MBG.
Siswa yang mengalami gejala keracunan akan ditampung di posko utama sebelum dirujuk ke faskes seperti klinik, puskesmas, hingga rumah sakit.
Hingga Rabu 15 Oktober 2025 pukul 11.15 WIB, papan informasi daftar faskes rujukan korban keracunan MBG Cisarua Bandung Barat mencantumkan sejumlah nama, meliputi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Klinik Advent, Rumah Sakit Karisma Cimareme, Puskesmas Jayagiri, Rumah Sakit Dustira Cimahi, Klinik Pindad Cibogo Lembang, dan RSUD Lembang.
Petugas posko secara berkala menginformasikan ketersediaan ruangan di faskes rujukan. Namun, hingga pukul 11.15 WIB, sejumlah faskes rujukan dilaporkan telah penuh, termasuk RSJ Cisarua, Klinik Advent, Rumah Sakit Karisma Cimareme, dan RSUD Lembang.
Seperti diketahui, kasus keracunan MBG terjadi di Kecamatan Cisarua, KBB pada Selasa 14 Oktober 2025. Sebanyak 132 siswa SMP Negeri 1 Cisarua mengalami keracunan usai menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi, daging, ayam, sayur, dan sepotong buah. Diduga, keracunan bersumber dari daging ayam yang berbau tidak sedap.
Sehari kemudian, puluhan siswa SMK Negeri 1 Cisarua dan SD Garuda Cisarua juga berdatangan ke posko SMP Negeri 1 Cisarua dengan gejala serupa.
"Sejak pagi, kami terus menerima kedatangan pasien baru. Sebenarnya, kemarin penanganan untuk siswa SMP sudah selesai. Namun, hari ini pasien yang datang berasal dari SMK Negeri 1 Cisarua dan SD Garuda Cisarua," ujar M Fakhmi Nurdiansyah, petugas posko sekaligus Guru SMP Negeri 1 Cisarua.
Saat ini, posko utama keracunan MBG di SMP Negeri 1 Cisarua memiliki 9 ruang penampungan, bertambah hampir dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.
"Semalam kami hanya menyiapkan 5 ruangan, sekarang sudah ada 7 ruangan yang terisi. Kami siapkan total 9 ruangan," ungkap Fakhmi.
Hingga pukul 11.30 WIB, siswa dari SMK Negeri 1 Cisarua maupun SD Garuda Cisarua masih terus berdatangan ke posko SMP Negeri 1 Cisarua.
Mereka yang akan dirujuk ke faskes terlihat silih berganti diangkut menggunakan ambulans. Meski demikian, dari 9 ruang penampungan, selalu ada ruangan yang masih kosong.***
Editor : Ahmad Sayuti
