(Preview) Udinese vs Juventus, Jalan Juara!
JUVENTUS hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar scudetto musim ini. Satu laga terdekat, meladeni tuan rumah Udinese, Jumat (24/7) dini hari WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
JUVENTUS hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar scudetto musim ini. Satu laga terdekat, meladeni tuan rumah Udinese, Jumat (24/7) dini hari WIB.
Si Nyonya Tua tampaknya akan kembali melanjutkan hegemoni mereka di panggung Serie A. Mereka yang sempat menunjukkan inkonsistensi, kini mantap menuju tangga juara.
Juventus unggul delapan poin dengan pesaing terdekatnya, Inter Milan. Mereka bisa memastikan gelar lebih cepat dengan memenangi dua laga terdekat. Kompetisi Serie A sendiri, masih menyisakan empat laga.
"Kami harus fokus, lupakan itu (hitung-hitungan juara," ujar Pelatih Maurizio Sarri.
Ya, Sarri enggan anak-asuhnya terlena. Dia menegaskan, peluang juara sama halnya dengan peluang mencetak gol, tidak ada yang tercapai sebelum target berhasil digapai.
Untungnya, Juventus baru saja menggenggam modal berharga. Mereka menang 2-1 menghadapi Lazio melalui brace Cristiano Ronaldo.
Lazio merupakan salah satu pesaing dan salah satu lawan terberat dalam lima pertandingan terakhir di Serie A Italia musim ini.
"Seperti yang selalu saya katakan, berbicara mengenai peluang juara adalah seperti sebuah peluang untuk mencetak gol," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Itu berarti tidak ada yang berarti apa-apa kecuali target sudah diraih. Kami membutuhkan empat poin lagi, saat ini setiap poin sulit karena bermain setiap tiga hari, kami harus tetap fokus."
Menghadapi Udinese, Juventus benar-benar unggul segalanya. Rekor pertemuan sangatlah berat sebelah. Udinese kalah enam kali dalam tujuh pertemuan melawan Juventus.
Udinese juga tampil kurang konsisten sejak liga dimulai kembali setelah jeda lockdown. Mereka sekarang hanya memiliki dua kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di liga (2D 4L), duduk pada posisi 16 di klasemen dengan 36 poin dari 34 pertandingan.
Memang mereka saat ini masih aman dari zona degradasi karena memiliki keunggulan tujuh poin. Namun, jika mereka gagal meraih poin pada empat pertandingan yang tersisa ini, mereka mungkin terperosok ke zona degradasi
Tapi tetap saja Sarri enggan meremehkan Udinese. Sekali lagi dia menegaskan, sepak bola bukanlah hitung-hitungan di atas kertas.
"Ada banyak 'jika' dan 'tetapi', namun pada 'jika' pertama, saat itulah saya berhenti mendengarkan!" tandasnya. (bsf)
Editor : Bsafaat


