Profil Oscar Utari, Kiper Penyelamat Eksekusi Penalti Inter Miami dan Kisah Dua Penjaga Gawang Meninggal Dunia

Oscar Utari jadi bintang laga pembuka Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Dia mementahkan eksekusi penalti dalam laga Inter Miami vs Al Ahly.

Profil Oscar Utari, Kiper Penyelamat Eksekusi Penalti Inter Miami dan Kisah Dua Penjaga Gawang Meninggal Dunia
Oscar Utari menyelamatkan eksekusi penalti Trezeguet pada laga pembuka Piala Dunia Antarklub 2025, Inter Miami vs Al Ahly.

INILAHKORAN, MiamiOscar Utari jadi bintang laga pembuka Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Dia mementahkan eksekusi penalti dalam laga Inter Miami vs Al Ahly.

Pertandingan Inter Miami vs Al Ahly di laga pembuka Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Minggu 15 Juni 2025 WIB.

Pertandingan Inter Miami vs Al Ahly berlangsung menarik. Al Ahly, klub asal Mesir, memberikan perlawanan terhadap Lionel Messi cs dalam laga perdana Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 itu.

Mereka bahkan sempat mendapat peluang emas. Al Ahly mendapatkan hadiah tendangan penalti di menit ke-43.

Trezeguet mengambil tugas eksekusi penalti terrsebut. Tendangannya mengarah ke sisi giri gawang. Tapi, tiba-tiba Oscar Utari terbang menyelamatkan gawangnya.

Siapakah Oscar Utari? Dia adalah kiper yang lahir di America, Buenos Aires. Oscar Utari bergabung dengan klub usia dini Independiente pada usia 14 tahun.

Meninggalnya Emiliano Molina dan Lucas Molina yang tidak terduga – keduanya bermain di posisinya – mendorongnya ke tim utama lebih cepat dari yang diharapkan. Ia melakukan debutnya di Primera Division pada 5 Oktober 2005 dalam kemenangan 2-0 melawan Newell's Old Boys.

Dia tetap menjadi pilihan pertama di turnamen-turnamen berikutnya, di bawah asuhan Jorge Burruchaga dan Miguel Ángel Santoro (keduanya mantan pemain klub, yang terakhir juga seorang penjaga gawang).

Pada 10 Juni 2007, Ustari mencetak gol dari tendangan penalti melawan Quilmes, juga meninggalkan lapangan karena cedera dan absen di Copa America tahun itu.

Sebulan kemudian, ia menandatangani kontrak dengan Getafe di Spanyol seharga 4 juta euro. Dia bekerja sama dengan rekan senegaranya dan kiper Roberto Abbondanzieri. 

Debut resminya terjadi pada 26 September 2007, dalam kekalahan 2–1 La Liga di Valencia. Ia menjadi pilihan pertama dalam perjalanan mereka menjadi runner-up di Copa del Rey, termasuk dalam kekalahan 3–1 di final melawan lawan yang sama.

Oscar Ustari berjuang selama masa baktinya di Madrid, karena penampilannya yang tidak konsisten dan beberapa masalah cedera. Pada 17 Juli 2012, setelah absen selama 14 bulan karena cedera tersebut, ia mengakhiri kontraknya yang masih berlaku satu tahun lagi.

Oscar Ustari kembali ke negaranya dan bergabung dengan Boca Juniors. Ia pindah kembali ke Spanyol setahun kemudian, bersama Almeria yang baru saja kembali ke liga utama.

Oscar Utari juga pernah merasakan kerasnya persaingan di Liga Inggris. Dia bergabung dengan Sunderland selepas dari Almeria. Salah satu pengalamannya adalah ketika lolos k final Piala FA meski kalah akhirnya dari Manchester City.

Sempat melanglang buana ke Liga Meksiko, Uruguay, dan Chile, dia akhirnya berlabuh di Inter Miami sebagai kiper utama.

Oscar Ustari juga sempat membela tim nasional Argentina, mulai dari U20 hingga tim senior. Ia ditunjuk pelatih Jose Pekerman untuk masuk dalam skuad Piala Dunia 2006 bersama dengan calon rekan setimnya di Getafe, Abbondanzieri, sebagai kiper cadangan.

Ustari memenangkan pertandingan penuh pertamanya pada tanggal 22 Agustus 2007. Ia juga memulai kampanye kemenangan tim U-23 di Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing, tetapi mengalami cedera kaki parah di perempat final melawan Belanda, membuatnya absen selama delapan bulan. (*)


Editor : Zulfirman