Pekan Ini Dua Karnaval Berjejer di Lembang dan Parongpong Semarakkan HUT RI ke-81
Kawasan wisata andalan Kabupaten Bandung Barat (KBB), seperti Lembang dan Parongpong bakal bergantian diramaikan pawai budaya pekan ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Kawasan wisata andalan Kabupaten Bandung Barat (KBB), seperti Lembang dan Parongpong bakal bergantian diramaikan pawai budaya pekan ini.
Dua agenda Karnaval digelar berdekatan khusus untuk memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81, yakni Carnival Street Lembang telah digelar Kamis (13/8/2026) pukul 13.00 WIB, dan menyusul Parongpong Carnival Day 2026 yang dijadwalkan Sabtu (15/8/2026) pukul 08.00 WIB.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan KBB, Taufik Kurnaefi mengatakan, keduanya merupakan agenda rutin tahunan yang bukan sekadar perayaan seremonial, namun panggung kreativitas dan identitas masing-masing wilayah.
Ia menjelaskan, rangkaian acara pun dirancang beragam, mulai dari pertunjukan kesenian daerah, pawai kostum kreasi, busana adat, hingga pameran hasil bumi dan potensi unggulan desa-desa setempat.
“Ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki desa-desa di Lembang dan Parongpong,” jelas Taufik, Jumat (14/8/2026).
Lebih dari pawai jalanan, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat daya tarik wisata sehingga pengunjung dari luar daerah tertarik berkunjung, sekaligus membuka peluang pasar langsung bagi pelaku UMKM dan warga sekitar.
“Selain budaya dan potensi lokal yang semakin dikenal, tentu ada dampak terhadap pariwisata dan ekonomi masyarakat," ucapnya.
"Biasanya ada juga masyarakat dari luar daerah yang sengaja datang untuk melihat Karnaval. Artinya keberhasilan kegiatan juga diukur dari seberapa luas manfaat yang dirasakan warga setempat," sambungnya.
Sementara untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan dan kepadatan di jalur wisata utama, Dinas Perhubungan KBB telah menyiapkan langkah antisipatif.
Kepala Dinas Perhubungan, Asep Dendih mengatakan, koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait telah berjalan. Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan kondisi lapangan, dan petugas pengatur lalu lintas akan ditempatkan di titik-titik yang berpotensi padat selama pawai berlangsung.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengaturan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan disiapkan sesuai kondisi di lapangan dan personel juga ditempatkan di lokasi Karnaval,” kata Asep.
"Pengaturan ini penting agar semangat kemeriahan tidak justru menghambat akses warga maupun kenyamanan wisatawan yang datang," tandasnya.***
Editor : JakaPermana


