Harga Daging Sapi di Kota Bandung Rp140-Rp160 Ribu, Disdagin Sebut Masih Normal

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp160.000 per kilogram.

Harga Daging Sapi di Kota Bandung Rp140-Rp160 Ribu, Disdagin Sebut Masih Normal
Disdagin Kota Bandung menyebut, harga daging sapi masih relatif stabil di kisaran Rp140.000-Rp160.000 per kilogram.

INILAHKORAN.ID-Harga Daging Sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp160.000 per kilogram.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan harga tersebut masih tergolong normal dan tidak menunjukkan lonjakan secara tiba-tiba.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga Daging Sapi masih berada dalam rentang tersebut.

“Sebenernya, memang kalau untuk harga Daging Sapi tidak naik secara tiba-tiba. Kalau dari hasil monitoring pantauan, sebenernya harga di lapangan itu memang berkisar dari Rp140.000 sampai Rp160.000,” kata Meiwan, Jumat (14/8/2026).

Harga Daging Sapi Berbeda Sesuai Jenis dan Kualitas

Meiwan menjelaskan, perbedaan harga Daging Sapi di pasar dipengaruhi jenis dan kualitas daging yang dijual pedagang.

Beberapa bagian seperti paha depan, paha belakang hingga daging dengan kadar lemak berbeda memiliki harga yang tidak sama.

“Jadi kita tidak bisa menyamaratakan ini ada kenaikan di angka Rp160.000 atau Rp150.000, karena sebenernya mungkin ini kan tergantung jenis dagingnya juga,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan Disdagin Kota Bandung, harga Daging Sapi di sejumlah pasar masih relatif stabil. Kisaran tersebut juga tidak jauh berbeda dibandingkan periode sebelumnya, termasuk saat momentum Lebaran.

“Masih stabil dan relatif sama sebenernya, dari dulu rangenya itu di Rp140-160,” katanya.

Permintaan Tinggi Bisa Mendorong Harga Daging Sapi

Menurut Meiwan, apabila terjadi kenaikan harga Daging Sapi di tingkat konsumen, salah satu faktor yang dapat memengaruhinya adalah meningkatnya permintaan.

Kondisi tersebut merupakan mekanisme pasar ketika permintaan meningkat sementara ketersediaan barang menjadi salah satu faktor penentu harga.

“Kalaupun ada kenaikan, itu biasanya dilihat dari permintaan yang banyak. Itu hukum ekonomi lah, supply and demand,” jelasnya.

Pasokan Daging Sapi Bandung Dipastikan Aman

Di sisi lain, Disdagin Kota Bandung memastikan pasokan Daging Sapi hingga saat ini masih aman. Pemerintah belum menemukan adanya kekurangan maupun kelangkaan Daging Sapi di pasar tradisional.

“Pasokannya alhamdulillah. Sampai saat ini tidak ada terjadi kekurangan atau kelangkaan,” tutur Meiwan.

Untuk menjaga stabilitas harga, Disdagin Kota Bandung terus berkoordinasi dengan para distributor Daging Sapi.

Menurut Meiwan, ketersediaan pasokan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga harga tetap terkendali.

“Sebenarnya kalau harga itu selalu berkoordinasi dengan distributor daging. Yang penting ketersediaannya selalu terjaga, karena kalau barangnya ada insya Allah harga juga masih relatif terkendali,” tandasnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Kota Bandung tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Daging Sapi. Pemerintah daerah akan terus memantau harga dan distribusi untuk mengantisipasi potensi gejolak di pasar.***


Editor : JakaPermana