Selama Momen Lebaran Idulfitri, Dispernakan KBB Pastikan Stok Daging Ayam dan Sapi Aman
Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan stok sejumlah kebutuhan daging jelang lebaran Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi aman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan stok sejumlah kebutuhan daging jelang Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi aman.
Plt Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti mengatakan, baik stok daging sapi maupun ayam pada momen Lebaran kali ini dipastikan aman.
"Kami memastikan ketersediaan stok produk protein hewani seperti daging sapi dan ayam, maupun telur menjelang IdulFitri dalam kondisi aman," kata Wiwin, Minggu 23 Maret 2025.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying baik terhadap daging ayam, daging sapi dan telur.
"Alhamdulillah di Bandung Barat stok atau ketersediannya aman," sebutnya.
Wiwin menyebut, ketersediaan daging sapi mencapai 510,62 ton. Sementara kebutuhan masyarakat akan daging sapi mencapai 530,29 ton. Dengan demikian neracanya -0,28 ton.
Kendati antara kebutuhan dan ketersediaan daging sapi minus -0,28 ton, namun Wiwin menegaskan, stok sapi BX siap potong di Bandung Barat cukup banyak.
Diungkapkannya, Bandung Barat memiliki dua perusahaan penggemukan (feadlot) sapi impor, yaitu PT Sapi Liar dengan stok 476 ekor, dan PT Cabs memiliki stok 500 ekor.
"Tentunya dengan total stok 976 ekor dengan rata rata berat hidup 470 - 500 kilogram per ekor, pastinya ketersediaan daging sapi jadi melimpah. Jika terjadi lonjakan permintaan, kami koordinasi dengan kedua feadlot tersebut," ungkapnya.
Selain daging sapi, lanjut Wiwin, untuk ketersedian daging ayam ras cukup untuk kebutuhan Ramadan sampai IdulFitri. Tercatat total kebutuhan daging ayam ras sebanyak 2.947, 28 ton sedangkan kebutuhan 2.947, 01 ton.
"Dengan demikian untuk daging ayam surplus 0,26 ton," sebutnya.
Kemudian, surplus juga terjadi pada telur ayam ras. Dimana stoknya mencapai 2.235, 97 ton, sementara kebutuhannya sampai Idulfitri mencapai 2.235, 96 ton sehingga surplus 0,02 ton.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

