Puncak Daftar Hit Box Office Global, Drama Live Action 'One Piece' Direncanakan akan Rilis hingga 12 Season
Produser eksekutif menyebutkan mereka berencana akan memproduksi drama live action 'One Piece' hingga 12 season.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - drama live action 'One Piece' yang tayang di Netflix saat ini tengah menjadi tontonan panas dan jadi pembicaraan.
Baru-baru ini Marty Adelstein dan Becky Clements dari Tomorrow Studios, produser eksekutif 'One Piece', mengatakan melalui outlet media Amerika Deadline terkait kelanjutan dari season 1.
“Ada banyak hal untuk dijelajahi, mengingat ada lebih dari 1.000 bab dalam manga,“ kata mereka mengenai 'One Piece'.
Marty Adelstein berbagi, “Kami punya harapan untuk 12 season, ada begitu banyak materi.”
Becky Clements menjelaskan bahwa produksi tambahan sedang dipertimbangkan, “kami memiliki rencana dengan (penulis) Matt Owens tentang bagaimana kami akan membagi beberapa season, dan saya pikir bahkan jika kami membuat 6 season, kami mungkin hanya akan menggunakan setengah dari bab dari manganya."
"Itu benar-benar bisa terus berlanjut,” tambah Becky Clements.
Selain itu, mereka menarik perhatian dengan mengatakan bahwa mereka sudah membicarakan season 2 dan mereka juga mengobrol tentang season 3 sampai 5 dengan Eiichiro Oda, produser serial tersebut.
Sejak dirilis di Netflix, 'One Piece' telah menduduki puncak daftar hit box office global dan menerima ulasan bagus dari penggemar serta kritikus, dengan skor tinggi sebesar 95 persen di outlet media ulasan film Rotten Tomatoes.
Sementara itu, 'One Piece' menceritakan kisah yang berpusat pada petualangan tokoh utama Monkey D. Luffy, yang mendapat kemampuan khusus setelah memakan Buah Iblis misterius, berkeliling laut mencari harta karun legendaris bernama 'One Piece'.
Dalam perjalanannya, Luffy membentuk Bajak Laut Topi Jerami bersama Zoro, Nami, Usopp, dan Sanji yang juga memiliki bakat luar biasa.
Film ini dibintangi oleh Inaki Godoy, Emily Rudd, Mackenyu, Jacob Romero Gibson, Taz Skylar, Vincent Regan, Jeff Ward, Morgan Davies dan menerima ulasan yang baik karena sinkronisasinya yang luar biasa dengan karya aslinya.***
Editor : Irma Nurfajri

