Ratusan Rumah Rusak, Iwan Setiawan Pastikan Bantuan untuk  Korban Bencana

Bupati Bogor Iwan Setiawan memastikan korban atau warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang dan hujan lebat yang terjadi beberapa hari belakangan akan mendapatkan bantuan.

Ratusan Rumah Rusak, Iwan Setiawan Pastikan Bantuan untuk  Korban Bencana
Bupati Bogor Iwan Setiawan memastikan korban atau warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang dan hujan lebat yang terjadi beberapa hari belakangan akan mendapatkan bantuan./Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor-Bupati Bogor Iwan Setiawan memastikan korban atau warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang dan hujan lebat yang terjadi beberapa hari belakangan akan mendapatkan bantuan.

Kepastian tersebut disampaikan Iwan Setiawan usai menggelar rapat penanganan bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) dan Dinas Sosial (Dinsos) di Ruang Rapat Bupati, Kamis 2 Oktober 2023.

Iwan Setiawan menuturkan bahwa BPBD kini tengah menyusun status tanggap darurat bencana agar penanganan bencana angin kencang yang merusak ratusan bangunan bisa dilakukan dengan cepat dan semaksimal mungkin.

“Tadi kita sudah rapat dan hasil kajian kita perlu mengeluarkan anggaran yang bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) untuk membantu warga terdampak bencana. Hari ini status tanggap daruratnya sedang disusun dan insyaallah bisa segera keluar,” tutur Iwan Setiawan.

Nantinya, anggaran BTT tersebut akan digunakan untuk membantu memperbaiki bangunan warga yang mengalami kerusakan. 

Saat ini, sambung alumni Universitas Pakuan tersebut, DPKPP juga sedang mendata satu per satu jumlah bangunan yang mengalami kerusakan.

“Di samping itu, bantuan dari Dinsos berupa sembako dan kebutuhan lainnya juga sudah mulai didistribusikan. Saya ingin semua bergerak cepat,” sambungnya.

Dalam rapat tersebut, Iwan juga menegaskan agar jajarannya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrim, panca roba atau peralihan dari musim kemarau ke musim yang terjadi beberapa waktu belakangan. 

Terlebih, Stasiun Klimatologi Jawa Barat memprediksi hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi selama seminggu ke depan.

Ia  pun tak lupa  juga mengajak seluruh pihak bahu membahu membantu warga yang terdampak bencana.

“Petugas harus selalu siaga, masyarakat juga harus waspada. Mudah-mudahan bencana ini bisa tertangani dengan baik. InsyaAllah Belanja Tidak Terduga (BTT) kita juga cukup untuk mengantisipasi kejadian tak terduga yang membutuhkan penanganan segera,” terang Iwan.

Data terkini BPBD berdasarkan penilaian kaji cepat, angin kencang dan hujan lebat beberapa hari belakangan mengakibatkan 588 bangunan mengalami kerusakan yang tersebar di 8 kecamatan.

Rinciannya, Kecamatan Ciomas sebanyak 491 bangunan rusak, Dramaga 57 bangunan, Sukaraja 9 bangunan, Tamansari 3 bangunanm Leuwisadeng 1 bangunan, Kemang 9 bangunan, Megamendung 7 bangunan, dan Rancabungur 3 bangunan.

“Data ini merupakab hasil kaji cepat selama dua hari kemarin, hingga saat ini kami masih terus melakukan kaji cepat bencana dan penangan evakuasi pohon tumbang,” ujar Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani.

Sementara itu, DPKPP juga tengah memverifikasi satu per satu jumlah bangunan yang mengalami kerusakan. Proses ini penting dilakukan agar nantinya bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Mudah-mudahan tidak lebih dari Rp1 miliar ya, verifikasi di lapangan masih terus kita lakukan untuk melihat kebutuha anggarannya. Yang sudah selesai verifikasi itu di Desa Ciomas Rahayu dengan total rumah rusak mencapai 191 rumah dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat. Lalu di Desa Ciomas total rumah yang rusak 96, kategorinya rusak ringan dan sedang, yang lain masih berjalan,” tukas Kabid Perumahan DPKPP Kabupaten Bogor Iin Kamaluddin. (Reza Zurifwan)*** 


Editor : JakaPermana