Terjebak Manuver Partai Nasdem, Ini Harga Mahal yang Harus Dibayar Iwan Setiawan

Pengamat politik dan kebijakan publik Yusfirtiadi mengingatkan harga mahal yang harus dibayar Iwan Setiawan jika terjebak manuver Partai Nasdem.

Terjebak Manuver Partai Nasdem, Ini Harga Mahal yang Harus Dibayar Iwan Setiawan

INILAHKORAN, Cibinong – Pengamat politik dan kebijakan publik Yusfirtiadi mengingatkan harga mahal yang harus dibayar Iwan Setiawan jika terjebak manuver Partai Nasdem.

Partai Nasdem melakukan manuver dengan membuka pintu bagi Iwan Setiawan maju di Pilbup Bogor 2024.

Saat ini, nama Iwan Setiawan, termasuk yang ikut dalam penjaringan calon bupati dari Partai Nasdem untuk Pilbup Bogor 2024.

Dia bahkan berada di posisi tiga bersar kandidat Partai Nasdem untuk Pilbup Bogor 2024. Dua lainnya adalah Jaro Ade dari Partai Golkar dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga istri mantan Bupati Rachmat Yasin, yakni Elly Yasin.

Pengamat politik dan kebijakan publik Yusfitriadi mengatakan kecil kemungkinan Iwan Setiawan maju sebagai Cabup Bogor dari Partai Nasdem.

Hal itu karena bisa 'membahayakan' nasib anaknya Nurunnisa Setiawan yang dalam waktu dekat akan dilantik sebagai anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bogor.

“Kecil kemungkinan Iwan Setiawan menjadi peserta di Pilbup Bogor 2024 dengan diusung Partai Nasdem, karena ia otomatis keluar dari Partai Gerindra dan bisa membahayakan karier politik anaknya,” kata Yusfitriadi.

Partai Nasdem sendiri hanya memiliki empat kursi di DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029. Mustahil bagi mereka untuk mengusung calon sendiri.

Tapi, Partai Nasdem tak kehilangan akal. Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Asep Wahyumijaya menyebutkan partainya siap berkoalisi.

Mantan politisi Partai Demokrat yang tahun ini terpilih sebagai anggota Fraksi Nasdem DPR ini menambahkan partainya bisa berkoalisi dengan PKS maupun partai politik lainnya yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Bogor.

Partai Nasdem memiliki empat kursi DPRD Kabupaten Bogor, sementara PKS meraih tujuh kursi,” sebutnya.

Jumlah kursi itu sudah mencapai 20 persen dan memenhi syarat untuk mengusung pasangam Cabup-Cawabup Bogor. Sebab, anggota DPRD Kabupaten Bogor saat ini adalah 55 kursi.

Iwan Setiawan yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor sejak tahun 2008, sebelumnya tidak mendapatkan surat tugas sebagai calon bupati pada Pilbup Bogor 2024 dari DPP Partai Gerindra.

Surat tugas sebagai Cabup Bogor, akhirnya diraih kolega Iwan Setiawan yaitu Rudy Susmanto, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

“Kalau memang mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan ingin maju, Partai Nasdem sangat terbuka dan saya siap mendorongnya," ujar Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Selasa, 31 Juli 2024. (*)


Editor : Zulfirman