Ratusan Warga Gang Barjo Korban Longsor Diungsikan, Kebutuhan Logistik Dipastikan Aman

Ratusan warga Gang Barjo korban longsor diungsikan sementara ke Masjid Jami Nurul Ikhlas. Mayoritas, mereka tergolong ibu-ibu dan anak. 

Ratusan Warga Gang Barjo Korban Longsor Diungsikan, Kebutuhan Logistik Dipastikan Aman
Ketua RT 03 Gang Barjo Nurul Fatimah mengatakan, data sementara ada 43 kepala keluarga (KK) terdiri dari 111 jiwa warga Gang Barjo yang telah diungsikan ke Masjid Jami Nurul Ikhlas akibat longsor yang terjadi. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Ratusan warga Gang Barjo korban longsor diungsikan sementara ke Masjid Jami Nurul Ikhlas. Mayoritas, mereka tergolong ibu-ibu dan anak. 

Ketua RT 03 Gang Barjo Nurul Fatimah mengatakan, data sementara ada 43 kepala keluarga (KK) terdiri dari 111 jiwa warga Gang Barjo yang telah diungsikan ke Masjid Jami Nurul Ikhlas akibat longsor yang terjadi.

Untuk keperluan logistik warga Gang Barjo yang mengungsi akibat longsor itu sudah didistribusikan ke lokasi pengungsian.

"Jadi sekarang masih terus di data. Sampai saat ini sudah 111 jiwa dari 43 KK. Sudah diungsikan semuanya. Tadi, ada juga yang belum diungsikan kita jemput," ungkap Nurul, Kamis 13 Oktober 2022.

Diketahui, tebing setinggi 20 meter longsor di RT03/02, Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Rabu (12/10/2022) sore. Sebanyak delapan orang tertimbun. Korban berhasil diselamatkan ada empat orang, satu orang meninggal dunia dan tiga orang masih tertimbun. Upaya pencarian korban masih dilakukan Tim SAR gabungan.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini datangi lokasi longsor di Gang Barjo RT03/02, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah. Risma meminta warga untuk dievakuasi di tempat yang lebih aman, yakni di gedung serbaguna persis di samping Sekolah Taruna Andigha. Sambil menunggu asesmen yang dilakukan oleh petugas gabungan.

"Makanya tadi saya minta pak camat, warga yang di bawah ditarik semua ke sini. Karena itu supaya aman kita cari tempat yang safe atau aman sekalian. Termasuk korban yang masih ada di dalam reruntuhan itu nanti ada asesmen dari SAR, kalau memang malam ini bisa diteruskan, mungkin bisa diteruskan. Tapi kalau gak ya kita harus hentikan sampai pagi," ungkap Risma di lokasi pengungsian.

Risma menjamin, kebutuhan warga di pengungsian akan terus disuplai. Termasuk bantuan bagi warga yang menjadi korban terdampak langsung longsor di sana. Akan tetapi, Risma menegaskan bahwa yang terpenting adalah warga sudah berada di tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menambahkan, Pemkot Bogor sudah memetakan titik mana saja yang menjadi rawan diterjang bencana di wilayah tersebut.

"Lokasi yang sudah kejadian dan rawan kita beri tanda. Termasuk tadi Bu Risma sudah sampaikan, kalau memang sudah punya tingkatan risiko tinggi harusnya bisa diamankan, dipindahkan. Termasuk malam ini kita laksanakan. Kurang lebih dipindahkan sekitar 150 meter dari lokasi kejadian," pungkasnya.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani