Rivaldy Anak Obesitas 160 Kg di Karawang Kini Diperhatikan Aep Syaepuloh

Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan anak dengan obesitas Muhamad Rivaldy akan mendapat penanganan maksimal terkait masalah medis.

Rivaldy Anak Obesitas 160 Kg di Karawang Kini Diperhatikan Aep Syaepuloh
Anak obesitas Muhamad Rivaldy yang memiliki bobot 160 kilogram kini hanya terbaring di tempat tidur. (nila kusuma)

INILAHKORAN.ID - Nasib Muhamad Rivaldy (20), yang memiliki berat badan mencapai 160 kg bisa bernafas lega. 

Pasalnya, masalah medis yang dialaminya seperti masalah sesak nafas dan kesulitan menjalankan aktivitas secara mandiri akan mendapat penanganan medis dari Pemkab Karawang. 

Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan Muhamad Rivaldy akan mendapat penanganan maksimal terkait masalah medis.

Aep Syaepuloh mengatakan kondisi kesehatan Muhamad Rivaldy akan ditangani pihak rumah sakit RSUD Karawang. Masalah medis yang dialami oleh Muhamad Rivaldy akan langsung ditangani oleh tim dokter yang ditunjuk RSUD Karawang. 

"Saya sudah menugaskan pejabat Dinas Kesehatan pendampingan kesehatan terhadap Muhamad Rivaldy," kata Aep Minggu (4/10/26).

Menurut Aep, pasien Muhamad Rivaldy sudah mendapat pendampingan kesehatan dari Dinas Kesehatan. Itu terjadi setelah sejumlah warga menyampaikan keluhan kepada bupati Karawang melalui media sosial. 

"Sekarang sudah menjalani pemeriksaan awal dan kami rujuk ke RSUD Karawang untuk mendapat penanganan lebih lanjut," katanya.

Aep mengatakan, Muhamad Rivaldy saat ini masih dalam tahap observasi oleh tim dokter RSUD. Sejumlah dokter spesialis dilibatkan untuk kondisi kesehatan dan menentukan arah medis selanjutnya. 

"Kami melibatkan sejumlah dokter spesialis terutama dokter spesialis gizi untuk mengetahui semuanya. Sekarang pihal RSUD sedang melakukan observasi tersebut," katanya.

Bupati Aep memastikan Pemkab Karawang akan menangani pasien obesitas Muhamad Rivaldy dengan maksimal. Bahkan pihak permkab mempersiapkan langkah berikutnya termasuk jika harus membawa pasien di rujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung. 

"Jika harus dirujuk ke Bandung Pemkab Karawang sudah siap menjalankan itu. Tapi sekarang kita lihat dahulu perkembamgan madisnya," katanya.

Sementara itu, orang tua Muhamad Rivaldy, Dadang mengaku senang setelah Pemkab Karawang turun tangan membantu pengobatan anaknya. Dadang mengatakan jika anaknya mengalami perubahan fisik setelah berat badannya mencapai 160 kilogram. 

"Itu sekitar 2 tahun setelah lulus SMA badannya semakin besar," kata Dadang.

Lantaran kondisi badannya semakin berat akhirnya Muhamad Rivaldy hanya bisa tiduran setiap harinya. Bahkan untuk menghirup nafas juga mengalami sesak. 

Belum lagi tidak bisa gerak kemana-mana karena badannya semakin berat. Dalam waktu bulan kondisi kesehatan semakin menurun hingga membuatnya selalu tiduran di kasur. 

"Kondisi fisiknya semakin terbatas sehingga lebih sering berbaring di tempat tidur," katanya.

Menurut Dadang, setelah anaknya ditangani pihak RSUD dia berharap anaknya akan kembali pulih. Sakit anaknya karena menderita obsitas sudah membuat keluarga pusing tujuh keliling. Dia berharap setelah ditangani RSUD anaknya kembali normal seperti sedia kala.


Editor : Doni Ramdhani