Rose BLACKPINK Baru Cerita Sempat Bertengkar Hebat dengan Bruno Mars Sebelum Syuting MV 'APT'
Rose BLACKPINK malah dihujat usai ceritakan sempat berantem hebat dengan Bruno Mars sebelum syuting MV 'APT'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Rose BLACKPINK nampaknya sangat bangga dengan persahabatannya dengan Bruno Mars hingga dia sering membicarakan kedekatannya dengan sang penyanyi.
Wawancara terbaru Rose BLACKPINK secara tak terduga membuatnya tertimpa masalah karena terus membahas Bruno Mars.
Saat berbincang dengan Vogue, Rose BLACKPINK dengan santai mengungkap kisah di balik layar yang melibatkan Bruno Mars, alih-alih menghibur, kisah tersebut justru menuai kritik tajam dari netizen.
Ketika diminta untuk berbagi sesuatu tentang Bruno Mars yang mungkin tidak diketahui penggemar, Rose BLACKPINK mengakui bahwa keduanya sempat berdebat sengit tepat sebelum Syuting video musik (MV) untuk lagu hit mereka 'APT' bersama-sama.
“Bisakah Anda menceritakan kisah tentang Anda dan Bruno yang tidak diketahui orang lain?,” tanya pewawancara.
“Aku dan Bruno… Ya ampun… Aku nggak tahu apa aku boleh bilang begini, tapi aku Bertengkar hebat dengan Bruno tepat sebelum syuting video musik," jawab Rose BLACKPINK.
"Tapi kami berbaikan di lokasi syuting, jadi semuanya baik-baik saja. Ya ampun, dia bakal bunuh aku… Jangan bertengkar, ayo berteman,” tambahnya.
Meski komentarnya tampak tidak berbahaya, internet tidak menganggapnya demikian, mereka malah menghujat Rose BLACKPINK.
Di X, dia segera dihujani kritik pedas yang ditujukan kepada Rose BLACKPINK. Banyak yang menuduhnya terlalu sering menyebut Bruno Mars dalam wawancara.
Netizen mengklaim bahwa Rose BLACKPINK terlalu bergantung pada nama Bruno Mars "agar tetap relevan."
"Selama setahun penuh, dia selalu membicarakan Bruno oppa ke mana pun dia pergi, entah itu relevan atau tidak. Tanpa Bruno, tanpa sensasi."
"Dia membangun seluruh identitasnya di sekitar Bruno, itu sebenarnya memalukan," "Jika terobsesi adalah seseorang."
Sementara yang lain mempertanyakan mengapa dia terus memusatkan pembicaraan pada dirinya, mengatakan hal itu membuatnya tampak bergantung pada asosiasi tersebut daripada pencapaian kariernya sendiri.
"Tahunnya nanti 2050 dan satu-satunya hal yang akan terus dibicarakannya adalah Bruno Mars itulah yang terjadi ketika kamu hanya menjadi one hit wonder."
"Dia nggak punya teman lagi? Sepertinya seluruh hidupnya berpusat pada Bruno! Menyeramkan banget!."
Meskipun para penggemar awalnya menganggap persahabatan mereka menawan, penyebutan yang terus-menerus itu kini tampaknya telah menyebabkan kelelahan di antara beberapa netizen internasional.***
Editor : Irma Nurfajri

