Sabtu-Minggu 16-17 Mei Jadi Hari Tersibuk Kota Bandung, Banyak Event dan Keramaian
Potensi lonjakan aktivitas bakal terjadi pada Sabtu-Minggu (16-17/5/2026). Kota Bandung jadi tuan rumah festival budaya dan potensi konvoi suporter Persib.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kota Bandung diperkirakan akan mengalami lonjakan aktivitas dalam dua hari krusial pada 16-17 Mei 2026, seiring bertumpuknya sejumlah agenda besar mulai dari festival budaya hingga event olahraga dan potensi konvoi suporter sepak bola.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, rangkaian libur panjang kali ini akan diawali dengan penyelenggaraan Milangkala Tatar Sunda yang menjadi puncak kegiatan di Kota Bandung setelah digelar di 27 kota dan kabupaten sebelumnya.
“Milangkala Tatar Sunda ini, gebrakan pertama. Tahun ini sudah ada di 27 kota kabupaten, terakhir di Kota Bandung,” kata Farhan, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, pelaksanaan di Kota Bandung akan berlangsung selama dua hari dan diproyeksikan menjadi magnet keramaian warga maupun wisatawan dari berbagai daerah. Pada saat yang sama, Kota Bandung juga akan menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala nasional yakni Bandung 10K yang digelar pada 17 Mei pagi.
“Pada saat bersamaan, tanggal 17 juga ada dua event olahraga besar. Paginya seri pertama dari Bandung 10K, itu akan berlangsung di Bandung,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah kota juga mengantisipasi potensi keramaian lanjutan pasca pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar yang berpotensi diikuti konvoi suporter di sejumlah titik kota.
Kombinasi berbagai agenda tersebut, membuat Kota Bandung berada dalam fase kepadatan tinggi yang harus diantisipasi secara serius.
“Nah tamu-tamu dari tiga kota lain juga banyak yang datang. Dan yang terakhir tentu saja antisipasi konvoi pasca Persib vs PSM. Jadi pokoknya 16-17 Bandung akan banyak mengawali libur panjang kita,” ujar dia.
Farhan menambahkan, pemerintah kota telah melakukan pemetaan terhadap potensi peningkatan mobilitas masyarakat termasuk kemungkinan perubahan pola liburan akibat kenaikan harga tiket pesawat.
Dia menyebut, sebagian warga yang sebelumnya merencanakan perjalanan ke luar negeri atau destinasi seperti Bali diperkirakan beralih ke Kota Bandung.
“Saya sudah mendeteksi, belum memastikan bahwa dengan naiknya harga tiket pesawat maka banyak orang yang tadinya mau liburan ke Bali atau bahkan ke luar negeri membatalkan liburannya dan rata-rata akan liburan ke Kota Bandung,” ucapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat tingkat kunjungan ke Kota Bandung berpotensi meningkat signifikan selama periode libur panjang. Di sisi lain, pihaknya juga menyoroti tantangan pengelolaan sampah di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan event besar yang berlangsung bersamaan.
Farhan menjelaskan, pengangkutan sampah hanya dapat dilakukan sampai hari Kamis. Sementara akhir pekan difokuskan pada proses pengolahan.
“Sampah ini, bagaimanapun juga hanya bisa kita angkut sampai hari Kamis. Jumat, Sabtu, Minggu kita harus melakukan pengolahan total,” ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani
