Sambut HUT ke-80 RI, Warga Pulau Mansinam Bentangkan Bendera Merah Putih 80 Meter
Bendera merah putih sepanjang 80 meter dibentangkan warga di Pulau Mansinam
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu istimewa di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Pada Sabtu (17/8), masyarakat setempat membentangkan bendera merah putih sepanjang 80 meter sebagai simbol persatuan dan cinta tanah air.
Pulau Mansinam sendiri memiliki nilai sejarah penting bagi umat Kristen di Papua. Pada 5 Februari 1855, dua misionaris asal Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johan Gottlob Geissler, pertama kali menginjakkan kaki di pulau ini untuk menyebarkan agama Kristen Protestan di Tanah Papua.
Kepala Kampung Mansinam, Welly Rumsayor, menegaskan bahwa kegiatan pembentangan bendera ini lahir dari semangat gotong royong antara masyarakat dan pemerintah kampung, dengan dukungan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 42 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari.
“Pembentangan bendera ini menjadi wujud kecintaan kami terhadap NKRI sekaligus untuk memeriahkan HUT Ke-80 RI. Kami berharap semangat ini bisa terus menguatkan masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan mendorong pembangunan di Mansinam. Tentu kami juga menantikan perhatian lebih dari pemerintah pusat maupun daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Welly.
Ketua Kelompok KKN Kampung Mansinam, Ender Y. Wakum, turut mengapresiasi kesempatan mahasiswa ikut ambil bagian dalam perayaan ini. “Kami merasa bangga bisa terlibat. Ke depan, kami berharap kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah dapat menghadirkan kegiatan yang lebih meriah dan bermanfaat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari anggota DPRK Manokwari, Korneles Rumbekwan. Ia menilai aksi membentangkan bendera sepanjang 80 meter menjadi bukti nyata semangat nasionalisme masyarakat Mansinam. “Dengan keterlibatan mahasiswa KKN, saya yakin kegiatan ini dapat membangkitkan semangat generasi muda untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan daerah,” katanya.
Perayaan unik ini bukan hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap kemerdekaan Indonesia, tetapi juga cerminan kuatnya rasa kebersamaan masyarakat Mansinam dalam menjaga nilai sejarah sekaligus menatap masa depan yang lebih baik.
Editor : Firda Rachmawati

