Samsat Pajajaran Pindah ke Pusdai: Layanan Nyaman Pajak Aman
SAMSAT Pajajaran kini hadir di Gedung Bale Asri Pusdai. Relokasi dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih nyaman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Yuliantono
Keterbatasan ruang perlahan ditinggalkan. Mulai Senin (5/10), masyarakat yang hendak mengurus administrasi kendaraan di Samsat Pajajaran tidak lagi mendatangi lokasi lama di Jalan Pajajaran, melainkan menuju Gedung Bale Asri di kawasan Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, Kota Bandung.
Pemindahan operasional tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih nyaman sekaligus mengatasi keterbatasan fasilitas di lokasi sebelumnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar Asep Supriatna mengatakan relokasi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas layanan publik.
“Pada prinsipnya, kami ingin terus meningkatkan layanan agar masyarakat nyaman,” ujar Asep, Senin (5/10).
Menurut Asep, perpindahan tersebut telah direncanakan sejak jauh hari. Berbagai fasilitas pendukung di lokasi baru bahkan telah dipersiapkan sekitar satu tahun terakhir agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Relokasi juga menjadi bagian dari strategi optimalisasi aset milik Pemprov Jabar. Di sisi lain, perpindahan menjawab sejumlah kendala yang selama ini muncul di lokasi lama, terutama keterbatasan lahan parkir dan fasilitas pemeriksaan kendaraan.
Lokasi Samsat Pajajaran di Jalan Pajajaran memiliki kapasitas parkir yang terbatas. Pemeriksaan kendaraan yang dilakukan di area basement juga dinilai kurang ideal dari sisi kenyamanan dan kesehatan bagi petugas maupun wajib pajak.
“Yang di Jalan Pajajaran itu ruang parkirnya kurang memadai. Pemeriksaan kendaraan juga di basement, kan kurang baik dari sisi kesehatan bagi petugas maupun masyarakat. Sehingga masyarakat juga mungkin kurang nyaman,” ungkapnya.
Bale Asri menawarkan ruang yang lebih lapang. Area parkir lebih luas, sementara ruang pelayanan dinilai lebih representatif untuk mendukung berbagai proses administrasi kendaraan bermotor.
“Di Bale Asri, fasilitasnya jauh lebih memadai, parkir luas dan tempat layanan lebih baik,” katanya.
Meski berpindah ke kawasan Pusdai, aktivitas keagamaan dipastikan tetap berjalan seperti biasa. Pengelolaan Masjid Pusdai dan area penunjangnya juga tidak mengalami perubahan.
“Masjid Pusdai dan area penunjang lainnya tetap akan dikelola oleh DKM Masjid Pusdai,” tuturnya.
Dengan beroperasinya Samsat Pajajaran di Bale Asri Pusdai, Bapenda Jabar berharap pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat berlangsung lebih efektif dan nyaman. Pelayanan yang lebih baik diharapkan turut mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. (gin)
Editor : Inilahkoran

