Satlantas Polres Cimahi Bagikan 400 Perlengkapan Belajar untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Satlantas Polres Cimahi menyalurkan 400 perlengkapan belajar berupa buku tulis dan paket alat tulis bagi anak yatim dan dhuafa di Ngamprah, KBB.

Satlantas Polres Cimahi Bagikan 400 Perlengkapan Belajar untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Satlantas Polres Cimahi ke Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Al-Bahri, Ngamprah.

INILAHKORAN.ID– Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres CImahi menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan 400 perlengkapan belajar kepada Anak-anak di Pondok Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa Majelis Dzikir dan Sholawat Nurul Ikhlas Al-Bahri, Kampung Galudra, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (23/10/2026).

Bantuan tersebut terdiri dari 200 buku tulis dan 200 paket alat tulis lengkap. Penyerahan dilakukan langsung oleh jajaran Satlantas Polres Cimahi sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak-anak yatim dan dhuafa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, polisi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Kepala Satlantas Polres Cimahi, AKP Arviandre Maliki, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian kepolisian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan belajar.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli,” kata Arviandre dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Ia berharap bantuan perlengkapan belajar tersebut dapat meringankan beban anak-anak sekaligus menambah semangat mereka dalam menuntut ilmu.

“Bantuan perlengkapan belajar ini sederhana, namun kami berharap dapat meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat agar anak-anak tetap bersemangat menuntut ilmu,” ujarnya.

Bangun Kedekatan dengan Lingkungan Pesantren

Arviandre menambahkan, kegiatan bakti sosial ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan keagamaan.

Menurutnya, interaksi langsung dengan anak-anak di pesantren dapat membangun suasana kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Anak-anak tak merasa takut atau canggung berhadapan dengan seragam kepolisian, namun menyambut kami dengan senyum dan antusiasme yang tulus,” ungkapnya.

“Inilah jembatan kepercayaan yang sesungguhnya, ketika institusi hadir membawa manfaat, bukan sekadar aturan,” imbuhnya.

Ia menilai dukungan terhadap pendidikan tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Perhatian sederhana, seperti penyediaan buku tulis dan alat tulis, juga dapat membantu anak-anak memenuhi kebutuhan belajar mereka.

Arviandre berharap bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk terus bersekolah serta mengejar cita-cita.

“Melalui bakti sosial ini, kami Satlantas Polres Cimahi ingin terus menanamkan pesan bahwa kepedulian sosial itu bagian tak terpisahkan dari tugas kepolisian,” ucapnya.

Ia menegaskan, di mana pun bertugas, kepolisian diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Di mana pun kami bertugas, baik di jalan raya maupun di tengah komunitas terpencil tujuan akhirnya sama, yakni menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan juga penuh kepedulian sesama warga,” pungkasnya.***


Editor : JakaPermana