Edukasi Lewat Badut Polisi Bawa Satlantas Polres Tasikmalaya Raih Penghargaan

Satlantas Polres Tasikmalaya mengembangkan pendekatan edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk menyasar anak-anak usia dini.

Edukasi Lewat Badut Polisi Bawa Satlantas Polres Tasikmalaya Raih Penghargaan
PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Tasikmalaya Aiptu Dodita mengenakan kostum badut polisi saat melakukan edukasi kepada anak-anak. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelanggar. 

Satlantas Polres Tasikmalaya mengembangkan pendekatan edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk menyasar anak-anak usia dini.

Pendekatan tersebut turut mengantarkan Satlantas Polres Tasikmalaya meraih sejumlah penghargaan dalam peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, baik di tingkat Polda Jabar maupun Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Di tingkat Polda Jabar, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Trias Karso Yuliantoro meraih Juara Harapan I Lomba Kinerja Para Kasat Lantas Jajaran Polda Jabar.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kinerja Satlantas dalam pelayanan publik sekaligus inovasi edukasi kepada masyarakat.

Trias mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan, terutama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

"Alhamdulillah, tentunya penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami seluruh personel Satlantas Polres Tasikmalaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," ujar Trias, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja bersama seluruh personel serta dukungan berbagai pihak.

"Penghargaan ini bukan merupakan keberhasilan saya secara pribadi, tetapi merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dedikasi, dan komitmen seluruh personel Satlantas Polres Tasikmalaya, serta dukungan dari pimpinan, stakeholder terkait, dan tentunya masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," katanya.

Sementara itu, apresiasi dari tingkat Korlantas Polri diberikan kepada PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Tasikmalaya Aiptu Dodita. 

Dia dinilai memiliki dedikasi dan kreativitas dalam membangun citra positif Polantas, meningkatkan kepercayaan publik, serta mengedukasi masyarakat melalui media sosial.

Salah satu pendekatan yang dilakukan Dodita adalah menggunakan kostum badut polisi ketika memberikan edukasi lalu lintas kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia dini.

Cara tersebut membuat pesan keselamatan berlalu lintas disampaikan dengan pendekatan yang lebih persuasif dan mudah diterima oleh anak-anak.

"Saya hanya mengedukasi dan terus mengedukasi untuk tertib lalu lintas sejak usia dini dengan cara menjadi badut polisi," ujar Dodita, Selasa (29/9/2026).

Dalam kegiatan edukasi tersebut, dia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tertib berlalu lintas. Sebaliknya, pelanggar diberikan hadiah sebagai pengingat agar tidak mengulangi pelanggaran.

"Memberikan apresiasi, baik kepada pengendara yang tertib lalu lintas maupun para pelanggar yang diberikan hadiah agar jadi pengingat untuk tidak melanggar lagi. Hanya menyedepankan itu," katanya.

Trias menilai momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara menjadi pengingat bagi jajaran Polantas untuk terus hadir di tengah masyarakat. Pelayanan dan keselamatan, menurutnya, harus menjadi bagian utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian lalu lintas.

"Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini menjadi pengingat bagi kami bahwa Polantas harus terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. Polantas Hadir, Polantas Peduli, Keselamatan untuk Kemanusiaan," ujar Trias.


Editor : Doni Ramdhani