Sederet Prestasi Valentino Rossi sang Legenda MotoGP yang Segera Pensiun

Valentino Rossi meninggalkan sederet prestasi fenomenal jelang mengakhiri kariernya di ajang MotoGP usai balapan di Valencia.

Sederet Prestasi Valentino Rossi sang Legenda MotoGP yang Segera Pensiun
Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi akan pensiun dari ajang MotoGP usai balapan di Valencia, akhir pekan ini.

INILAHKORAN, Bandung- Valentino Rossi sudah membulatkan tekadnya untuk pensiun dari ajang MotoGP usai balapan di Valencia, akhir pekan ini. Dia telah meninggalkan sederet prestasi gemilang.

Valentino Rossi adalah satu-satunya pebalap yang telah memenangi gelar juara dunia di kelas 125cc, 250cc, 500cc, dan MotoGP sekaligus.

"Meskipun ini akan menjadi balapan terakhir saya di MotoGP saya merasa normal dan saya rasa itu tidak apa-apa," kata Valentino Rossi soal balapan terakhirnya di MotoGP Valencia dikutip laman resmi SRT.

Valentino Rossi melakoni debut di kelas premier pada tahun 2000 setelah merajai terlebih dahulu kelas 125cc dan 250cc selama dua tahun beruntun.

Baca Juga: Mengenang Aksi Gila Valentino Rossi: Kencing di Pinggir Tek hingga Pakai Helm 'Viagra'

Sebagai rookie, Valentino Rossi tak perlu waktu lama untuk naik podium di kelas paling bergengsi itu. Dia meraih podium pertamanya di Jerez.

Setelah menang di Donington Park, Inggris, Valentino Rossi menjadi salah satu penantang gelar tahun itu.

Meskipun meraih kemenangan keduanya di Rio de Janeiro, sayangnya gelar juara dunia jatuh ke tangan Kenny Roberts Jr.

Baca Juga: Biodata dan Jejak Karier Valentino Rossi, Legenda MotoGP yang Pamit di Valencia Akhir Pekan Ini

Lima gelar beruntun

Valentino Rossi MotoGP ketika membalap untuk Honda dan kemudian Yamaha, meraih lima titel MotoGP secara beruntun dari 2001 hingga 2005.

Pada 2001 ia memboyong titel pertamanya di kelas 500cc, kemudian di tahun keduanya berlaga di kelas premier Rossi mengoleksi 11 kemenangan dari 16 balapan MotoGP.

Catatan gemilang itu membuat Valentino Rossi mengalahkan rival terdekat Max Biaggi dengan margin 106 poin.

Saat debut Kejuaraan Dunia MotoGP, Valentino Rossi meneruskan dominasinya dan memenangi kejuaraan dengan jarak teramat jauh yaitu 140 poin dari rivalnya.

Baca Juga: Oh Valentino Rossi, Karier Gemilang Malah Ditutup Prestasi Jeblok, Bos Ducati pun Sedih....

Tahun 2003 adalah saat terakhir Valentino Rossi mempersembahkan titel terakhir untuk Honda.

Valentino Rossipindah ke Yamaha, dan mengklaim dua gelar juara dunia berikutnya bersama pabrikan Iwata itu.

Rentetan juara Valentino Rossi di MotoGP terhenti oleh Nicky Hayden pada 2006. Ketika itu, Valentino Rossi hanya mampu finis peringkat tiga.

Kemudian pada 2007 giliran Casey Stoner yang berjaya di atas motor Ducati.

Tahun-tahun sulit

The Doctor kembali ke puncak kejuaraan pada 2008 dan 2009, dan kemudian menelan pil pahit setelah dikalahkan rekan satu timnya di Yamaha, Jorge Lorenzo, pada 2010. Dia lalu pindah ke Ducati.

Baca Juga: Lawan Jadi Kawan! Rossi Sambut Hangat sang Partner Anyar Dovizioso di SRT

Setelah naik hanya tiga kali podium selama dua musim yang berat bersama tim pabrikan Italia itu, Valentino Rossi kembali ke Yamaha pada 2013 dan meraih kemenangan pertamanya sejak tiga tahun terakhir di Assen.

Menjadi runner-up kejuaraan pada 2014, Rossi kembali bertarung untuk gelar di tahun berikutnya namun kembali dikalahkan oleh Jorge Lorenzo.

Pebalap bernomor 46 itu panen pole position, serta kemenangan dan finis podium pada 2016, namun ia kembali finis runner-up di akhir musim. Dia kalah kalah dari Marc Marquez untuk kedua kalinya.

Tahun 2017 menyaksikan kemenangan terakhir Rossi yaitu GP Belanda di Assen dan menunjukkan musim yang suit bagi The Doctor yang mengalami patah kaki sebelum GP San Marino.

Baca Juga: Lawan Jadi Kawan! Rossi Sambut Hangat sang Partner Anyar Dovizioso di SRT

Musim ini menjadi babak terakhir bagi kisah seorang Valentino Rossi.Namun tak perlu waktu lama bagi publik untuk melihat ia di paddock lagi.

Tim miliknya, VR46 meramaikan kelas premier menggunakan mesin Ducati pada tahun depan.

"Ini keputusan yang sulit tapi saya rasa pada akhirnya di semua olahraga, hasil membuat perbedaan. Pada akhirnya ini jalan yang terbaik," kata Rossi.***


Editor : inilahkoran