Selama Oktober 78 Bencana Kepung Kota Bogor, Ini Imbauan BPBD untuk Masyarakat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor membeberkan, ada 78 bencana terjadi di Kota Bogor selama awal Oktober hingga 28 Oktober 2025. Puluhan bencana tersebut mengakibatkan ada 308 jiwa terdampak dan satu diantaranya meninggal dunia. 

Selama Oktober 78 Bencana Kepung Kota Bogor, Ini Imbauan BPBD untuk Masyarakat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor membeberkan, ada 78 bencana terjadi di Kota Bogor selama awal Oktober hingga 28 Oktober 2025. Puluhan bencana tersebut mengakibatkan ada 308 jiwa terdampak dan satu diantaranya meninggal dunia. 

INILAHKORAN, Bogor - Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor membeberkan, ada 78 bencana terjadi di Kota Bogor selama awal Oktober hingga 28 Oktober 2025. Puluhan bencana tersebut mengakibatkan ada 308 jiwa terdampak dan satu diantaranya meninggal dunia. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor Dimas Tiko PS menuturkan, berdasarkan laporan masuk untuk total bencana alam maupun non alam sampai dengan 28 Oktober 2025 ada 78 kejadian, yang tersebar di enam Kecamatan di Kota Bogor.

"Laporan yang masuk dan kami rekap. Total 78 bencana ini sudah kami lakukan assesment," ungkap Dimas kepada wartawan pada Rabu 29 Oktober 2025 sore.

Dimas melanjutkan, kejadian yang paling banyak merupakan bencana rumah ambruk, dengan total 25 kejadian. Kemudian disusul kejadian tanah longsor 20 kejadian dan pohon tumbang sebanyak 17 kejadian.

"Kemudian kejadian angin kencang 8 kejadian, banjir 3 kejadian, kebakaran 4 kejadian dan orang hanyut 1 kejadian," tuturnya.

Dimas menjelaskan, sebanyak 32 rumah rusak akibat bencana pada bulan Oktober 2025, bencana tersebut memberi dampak kepada 90 Kepala Keluarga (KK) atau 308 jiwa.

"Sedangkan untuk korban akibat bencana yakni satu orang meninggal dunia akibat terbawa arus sungai atau hanyut dan tiga orang lainnya luka akibat bencana lain," jelas Dimas. 

Dimas juga menyampaikan, BPBD Kota Bogor mengimbau Masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Diingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan menghindari tempat-tempat yang berisiko saat hujan turun.

"Pastinya untuk warga Kota Bogor, tetap tenang namun waspada. Hindari berteduh di bawah pohon, dan cari tempat yang lebih aman. BPBD Kota Bogor terus melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," paparnya. 

"Kami terus berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait penanggulangan bencana di wilayah Kota Bogor. Ada beberapa grup berbasis WhatsApp yang kami gunakan untuk berbagi informasi terkini, termasuk dari rekan-rekan BMKG dan Bendung Katulampa," tambah Dimas.

Dimas berharap agar seluruh wilayah  Kota Bogor tetap aman dan terhindar dari bencana selama musim hujan berlangsung.

"Ya, tentunya kami berharap Kota Bogor tetap aman terkendali dan dijauhkan dari segala musibah serta bencana apapun," pungkas Dimas.


Editor : JakaPermana