Sempat Heboh, Balsa Sekulic Jelaskan Gestur yang Sempat Bikin Bobotoh Salah Paham
Striker anyar Persib, Balsa Sekulic angkat bicara soal gestur yang sempat bikin heboh Bobotoh tepat usai laga kontra Arema FC
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Striker anyar Persib, Balsa Sekulic angkat bicara soal gestur yang sempat bikin heboh Bobotoh tepat usai laga kontra Arema FC pada pertandingan perdana Piala Presiden 2026.
Momen itu terjadi saat striker asal Montenegro tersebut melakukan victory lap bersama rekan-rekannya. Balsa terlihat mengangkat dua jari menunjukan jari telunjuk dan jempol ke arah Bobotoh yang berada di tribun penonton.
Sontak gerakan itu memicu berbagai spekulasi di media sosial. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa gestur jari telunjuk jempol identik dengan simbol yang selama ini dilekatkan kepada rival Persib yakni Persija Jakarta.
“Ya, pertandingan terakhir (melawan Arema FC) ada semacam, katakanlah, masalah yang tidak saya ketahui tentang dua jari yang saya tunjukkan pada pertandingan terakhir,” ungkap Balsa, Kamis (30/7/2026).
Balsa meluruskan bahwa gestur tersebut sama sekali tidak memiliki makna yang dikaitkan oleh sebagian suporter di Indonesia, apalagi dikaitkan dengan Persija Jakarta.
Menurutnya, isyarat itu justru ditujukan sebagai bentuk apresiasi kepada seorang suporter yang membawa bendera Montenegro di tribun penonton Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
“Saya melakukannya karena saya melihat bendera Montenegro seperti ini, seperti semacam bentuk penghormatan di negara saya ketika kami melihat bendera kami, kami melakukannya seperti itu,” jelasnya.
Namun kini, pemain berusia 28 tahun ini sudah mengetahui gestur yang menjadi ciri khas bagi Persib dan para pendukungnya Bobotoh.
Bahkan dia langsung menunjukannya ketika berhasil mencetak gol ke gawang Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) FC, Selasa (28/72026).
Pemain bernomor punggung 99 itu melakukan selebrasi dengan mengangkat kedua tangan dengan jari telunjuk dan kelingking ke arah tribun.
“Untuk sekarang, saya melakukannya dengan tangan terbuka. Saya sudah belajar sekarang. Tidak ada yang memberi tahu saya tentang hal itu,” kata Balsa.
Editor : Ahmad Sayuti
