Igor Tolic Beri Penjelasan Soal Performa Balsa Sekulic di Persib
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengungkapkan rasa senangnya dengan performa Balsa Sekulic, terutama saat menghadapi Melbourne Victory FC, Rabu (28/10/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengungkapkan rasa senangnya dengan performa Balsa Sekulic, terutama saat menghadapi Melbourne Victory FC, Rabu (28/10/2026) malam.
Pasalnya pada laga ketiga grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 itu, Balsa mencetak dua gol sekaligus mengantarkan Persib Bandung menang dengan skor 2-0.
Pelatih asal Kroasia ini tak menampik Balsa baru bisa mencetak lima gol dari 12 penampilannya bersama Persib Bandung sampai saat ini. Tiga gol di Liga domestik Super League dan dua gol di ACL Two.
Namun dengan tegas Igor menyatakan hal itu terjadi karena terjadi rotasi dalam setiap pertandingannya. Tujuannya hanya untuk menghindari cedera yang akan dialami Balsa termasuk pemain lainnya.
“Kami banyak melakukan rotasi. Ketika Anda merotasi pemain, anda mendapatkan dua hal,” ujar Igor, Kamis (29/10/2026).
Hal pertama, dikatakan Igor yaitu menjaga kesehatan agar tidak cedera Sebab Persib Bandung harus menjalani pertandingan dengan jeda singkat seiring banyaknya kompetisi yang dijalani.
“Tetapi yang anda hilangkan adalah komunikasi. Dan komunikasi di dalam sepak bola adalah yang paling penting, bagaimana Anda melihat satu sama lain, operan seperti apa yang Anda butuhkan,” tuturnya.
Igor pun mengaku cukup memperhitungkan apa yang dibutuhkan tim dalam menghadapi laga selanjutnya. Termasuk permainan yang diterapkan lawan di setiap pertandingan.
“Ketika menghadapi tim yang menerapkan strategi low block atau pertahanan rendah, ruang untuk menyerang menjadi sangat sempit. Situasi ini sebenarnya bukan masalah bagi para pemain kami ketika mereka berada dalam kondisi fisik yang bugar,” katanya.
Namun, lanjutnya, ketika kondisi fisik para pemain tidak berada di level terbaik, maka menghadapi pertahanan rapat itu akan menjadi lebih sulit.
“Dalam situasi tersebut, komunikasi antarpemain harus benar-benar tepat agar kami bisa menemukan celah dan mencetak gol,” sambungnya.
Igor memastikan kondisi ini bukan tentang kualitas pemain, namun lebih kepada apa yang dibutuhkan tim dalam setiap laga yang dihadapi.
“Ketika kami bermain ACL, kami lebih fokus pada organisasi dan kemudian kami bermain di blok yang lebih rendah, dan kemudian kami dapat memiliki lebih banyak ruang, lebih banyak ruang dan kemudian kami dapat. Kami dapat menggunakannya dan itu sebenarnya lebih mudah, lebih mudah bagi kami. Jadi, ya, inilah perbedaan antara liga dan ACL,” jelas Igor.
Editor : Doni Ramdhani

