Seorang Penggemar CRAVITY Alami Geger Otak Setelah Dipukul Petugas Keamanan Grup
Seorang penggemar remaja yang menyambut kedatangan CRAVITY di bandara harus mengalami geger otak setelah dipukul petugas keamanan grup.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini viral di kalangan Penggemar K-Pop, ada seorang penggemar CRAVITY mengalami Geger otak karena Petugas Keamanan grup.
Seorang penggemar remaja, A, yang sedang merekam member CRAVITY di bandara, tiba-tiba ponselnya terguncang.
Petugas keamanan swasta, B, bertanya pada A, "kamu tidak mendorongku?" Ketika A menyangkalnya, petugas B memaki A dengan sebutan "orang gila".
A, yang didorong oleh petugas keamanan, mengatakan kepada Newsroom, “saat itu, saya sangat takut sehingga saya meninggalkan tempat kejadian dan pulang ke rumah."
"Ketika saya sampai di rumah, kepala saya sakit karena Dipukul…,” jelas A.
Dia kemudian didiagnosis mengalami gegar otak di rumah sakit dan kemudian mengajukan pengaduan penyerangan terhadap petugas keamanan tersebut.
B menjelaskan kepada JTBC, “Saya hanya mengangkat tangan A ke atas dan tidak ada niat untuk memukulnya.”
Saat kontroversi berkembang, agensi CRAVITY, Starship Entertainment, mengunggah pemberitahuan berjudul “Pemberitahuan Insiden Keamanan Bandara” di kafe penggemar resmi CRAVITY pada tanggal 22 Juli, yang berisi permintaan maaf atas insiden tersebut.
Agensi tersebut menyatakan, “kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para individu yang terkena dampak dan penggemar atas tindakan tidak pantas dari petugas keamanan saat menjalankan tugas keamanan artis di bandara pada tanggal 23 Juni, saat CRAVITY kembali dari pertunjukan dan promosi Jepang mereka.”
Agensi tersebut menambahkan, “setelah mengetahui insiden tersebut, kami segera mengakhiri kerja sama dengan perusahaan keamanan terkait keamanan di lokasi CRAVITY."
"Selain itu, kami sedang menetapkan protokol keamanan dan prosedur pelatihan untuk mencegah insiden seperti itu di masa mendatang dan memastikan keselamatan penggemar dan artis. Sekali lagi, kami mohon maaf kepada para penggemar,” terang agensi.
Akhir-akhir ini, insiden tindakan pengamanan yang berlebihan terhadap selebriti kerap kali terjadi.
Sebelumnya, pada tanggal 12 Juli, dilaporkan bahwa tim keamanan aktor Byeon Woo Seok mengarahkan senter ke penumpang dan memblokir gerbang bandara, sehingga mendorong polisi untuk melakukan penyelidikan.***
Editor : Irma Nurfajri

