Setiap Tahun Selalu Jadi Wacana, Lelang Dini Pemkab Cirebon Baru Terealisasi Akhir Tahun Ini
Kabag Barjas Setda Pemkab Cirebon, Uus Sudrajat menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melelang 27 paket pekerjaan yang masuk dalam proyek strategis. Tercatat ada 27 paket pekerjaan dari DPUTR dan 2 proyek dari BPBD.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hampir tiga tahun terakhir ini, Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Setda Pemkab Cirebon mewacanakan lelang dini, namun selalu gagal. lelang. Ini artinya, lelang proyek yang akan dilakukan di akhir tahun, agar tahun depannya bisa dilaksanakan di awal tahun. Ini supaya penyerapan anggaran ditahun itu benar benar bisa terserap.
Lelang dini akhirnya baru bisa dilaksanakan di akhir tahun 2025 ini. Kabag Barjas Setda Pemkab Cirebon, Uus Sudrajat menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melelang 27 paket pekerjaan yang masuk dalam proyek strategis. Tercatat ada 27 paket pekerjaan dari DPUTR dan 2 proyek dari BPBD.
"Proyek DPUTR semuanya betonisasi jalan. Untuk BPBD, satu paket pengawasan gedung dan satu paketnya pembangunan gedung BPBD," kata Uus, Jumat 5 Desember 2025.
Menurut Uus, akan ada lagi beberapa proyek yang akan dilelang dini yang berasal dari DPUTR. Dua paket berupa paket sanitasi dan ada lagi paket pekerjaan RDTR Kecamatan Sumber. Untuk proyek sanitasi, saat ini pihaknya sedang menunggu review dan HPS.
"Kita juga sedang menunggu data dari DPKPP karena kabarnya proyeknya akan masuk di lelang dini. Tapi untuk lelang dini, kami lelangkan lima paket yang masuk dalam proyek strategis. Satu paket daro BPBD sisanya dari DPUTR," aku Uus.
Uus mengaku, pihak Barjas hanya bisa mendorong dan mengingatkan kepada setiap OPD, agar secepatnya mengajukan lelang. Kalau semua syarat sudah terpenuhi baru pihaknya melakukan evaluasi, layak tidaknya kegiatan kegiatan tersebut di tayangkan di LPSE.
"Barjas itu ibaratnya hanya tukang masak. Semua racikan atau data ada di setiap OPD. Mudah mudahan dengan terealisasinya lelang dini ini, menjadi momentum pelaksanaan proyek tepat waktu," akunya.
Seperti diketahui, lelang dini yang selalu digadang gadang di akhir tahun, selalu terganjal. Besar kemungkinan, terkendala di bagian perencanaan masing-masing OPD. Namun baru kali ini, sejarah lelang di Pemkab Cirebon terpecahkan.
Kabarnya, tekanan Sekda Pemkab Cirebon, Hendra Nirmala kepada masing-masing OPD menjadi salah satu faktor lelang dini bisa dilakukan. Saat ini, Sekda Hendra terus memonitor semua pergerakan dinas, yang beberapa tahun kebelakang banyak yang memble. Imbasnya, banyak capaian kinerja dinas yang tidak memenuhi target.
Editor : Ahmad Sayuti
