Siap Dinaturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh Sudah di Indonesia
Dengan sudah tibanya Sandy Walsh melengkapi rangkaian kedatangan para pemain yang rencananya akan menjalani proses naturalisasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH KORAN, Bandung – Dua pemain keturunan yang akan dinaturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh sidah ada di Indonesia.
Sandy Walsh sudah mendarat di Jakarta pada Minggu, 15 Mei 2022 malam, setelah menempuh perjalanan panjangnya.
Sehari sebelumnya, Jordi Amat pun telah mendarat di Jakarta yakni pada Sabtu, 14 Mei 2022.
Baca Juga: Jadi Alternatif Wisata, Situs Goa Pawon Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
Dengan sudah tibanya Sandy Walsh melengkapi rangkaian kedatangan para pemain yang rencananya akan menjalani proses naturalisasi.
“Alhamdulillah kedua pemain yang tengah menjalani proses naturalisasi sudah tiba dengan selamat di Jakarta,” ucap Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dikutip dari laman PSSI.org, Minggu, 16 Mei 2022.
“Terimakasih untuk semua pihak yang membantu kedatangan mereka ke sini dari negara mereka masing-masing. Semoga semua berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” sambungnya.
Baca Juga: Lirik Laguâ Semua Orang Pernah Sakit Hati – Lomba Sihir
Rencananya Jordi Amat dan Sandy Walsh akan menjalani serangkaian agenda terkait proses naturalisasi yang tengah dijalani.
Diantaranya kunjungan ke perwakilan kedutaan besar negara masing-masing dan medical check up untuk mengecek kondisi fisik para pemain.
“Sambutan yang hangat dan luar biasa ketika saya sampai di Jakarta. Senang rasanya bisa datang ke sini. Semoga semua proses yang akan dijalani bisa dengan lancar” kata Jordi Amat.
Baca Juga: Libur Waisak, Arus Lalu Lintas di Kawasan Puncak Padat
Jika semua agenda telah terlaksana, keduanya pun akan bertolak ke negara masing-masing pada hari Jumat, 20 Mei 2022. Jordi Amat akan bertolak ke Spanyol, sementara Sandy dijadwalkan akan kembali ke Belanda.
“Perjalanan yang panjang menuju ke Indonesia, tetapi saya senang rasanya bisa kembali ke Jakarta” ungkap Sandy Walsh.***
Editor : inilahkoran

