Solusi Job Fair di Sekolah, Disnaker Tasikmalaya Dorong Lulusan SMK Terserap Industri

Upaya menekan angka pengangguran lulusan SMK terus didorong melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri yang ditunjukkan dalam kegiatan job fair.

Solusi Job Fair di Sekolah, Disnaker Tasikmalaya Dorong Lulusan SMK Terserap Industri
Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya Deni Diyana yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai, pelaksanaan bursa kerja di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi lulusan baru. (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Upaya menekan angka pengangguran lulusan SMK terus didorong melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Salah satunya ditunjukkan dalam kegiatan job fair yang digelar SMKN 3 Kota Tasikmalaya, Rabu (6/5/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya Deni Diyana yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai, pelaksanaan bursa kerja di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi lulusan baru.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang siap pakai.

“Kegiatan seperti ini adalah bentuk jemput bola. Sekolah tidak hanya meluluskan siswa, tapi juga memfasilitasi mereka masuk ke dunia kerja,” ujar Deni.

Dia menambahkan, momentum kelulusan seharusnya tidak menjadi akhir perjalanan siswa, melainkan awal menghadapi tantangan baru di dunia profesional. Dengan adanya job fair, para lulusan dinilai memiliki arah yang lebih jelas setelah menyelesaikan pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Disnaker juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para siswa kelas XII. Selain kemampuan teknis, lulusan dituntut memiliki kesiapan mental yang kuat dalam menghadapi tekanan kerja. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi juga dinilai krusial, mengingat kebutuhan industri yang terus berubah.

Tak kalah penting, etika kerja seperti disiplin dan integritas menjadi faktor utama yang dipertimbangkan perusahaan dalam proses rekrutmen.

Kegiatan yang digelar di lingkungan SMKN 3 Kota Tasikmalaya ini menghadirkan sejumlah perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, jasa hingga perhotelan. Para siswa dan alumni tampak antusias mengikuti proses rekrutmen yang dilakukan secara langsung di lokasi.

Selain bursa kerja, acara juga dirangkaikan dengan kegiatan perpisahan siswa kelas XII. Suasana berlangsung khidmat sekaligus meriah, menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal memasuki dunia kerja.

Pemerintah berharap model integrasi antara kegiatan kelulusan dan job fair ini dapat diterapkan di sekolah lain. Dengan demikian, proses transisi lulusan dari dunia pendidikan ke dunia kerja bisa berjalan lebih cepat dan terarah, sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.


Editor : Doni Ramdhani