Spanyol vs Portugal, Begini Peringatan Keras Unai Simon untuk Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo sedang memburu gol ke-1.000. Kiper Spanyol Unai Simon mendukungnya. Tapi, jangan harap CR7 mencetak gol dalam laga Spanyol vs Portugal di final UEFA Nations League 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Munchen – Cristiano Ronaldo sedang memburu gol ke-1.000. Kiper Spanyol Unai Simon mendukungnya. Tapi, jangan harap CR7 mencetak gol dalam laga Spanyol vs Portugal di final UEFA Nations League 2025.
Pertandingan Spanyol vs Portugal di final UEFA Nations League 2025 akan berlangsung di Stadion Allianz, Munchen, Minggu 8 Juni 2025 atau Senin dinihari WIB. Cristiano Ronaldo jadi sorotan dalam pertandingan ini.
Cristiano Ronaldo selalu jadi andalan Portugal. Termasuk dalam final UEFA Nations League 2025 Spanyol vs Portugal kali ini.
Di UEFA Nations League 2025, Cristiano Ronaldo terbukti masih tetap menjadi pencetak gol terbanyak. Apalagi, dia berambisi mencetak gol ke-1.000 sepanjang kariernya.
Kiper Spanyol, Unai Simon, memuji aksi Cristiano Ronaldo. Dia pun menyadari ancaman yang diberikan bintang Portugal itu dalam final UEFA Nations League 2025.
“Fakta bahwa ia bermain di level tertinggi adalah contoh kerja keras, menjaga diri sendiri setiap hari dan mengorbankan banyak waktu untuk sepak bola,” puji Unai Simon.
Dia memuji Cristiano Ronaldo karena Unai Simon sendiri tak melihat dirinya akan tetap di performa terbaik saat mencapai usia 40 tahun. Padahal, posisinya adalah penjaga gawang, yang potensial bertahan hingga usia seperti itu.
“Bagi saya, merupakan hal istimewa dan kehormatan untuk dapat bersaing dan menghadapinya,” katanya.
Unai Simon juga mendukung ambisi Cristiano Ronaldo untuk mencetak 1.000 gol dalam kariernya.
“Saya sangat senang melihatnya terus mencetak gol, saya berharap ia mencapai 1.000 gol dalam pertandingan resmi,” tambahnya.
Hanya, dia memberi peringatan untuk Cristiano Ronaldo. Jangan coba-coba gol tersebut dia jaringkan ke gawang Spanyol.
“Saya takkan membiarkannya mencetak satu gol pun pada hari Minggu. Saya dapat menikmati permainan hebat melawannya,” kata kiper Athletic Bilbao itu.
Unai Simón juga berbicara tentang kritik atas keunggulan yang hampir terbuang melawan Prancis (dari 5-1 menjadi 5-4) dan menyoroti pelatih Luis de la Fuente.
“Kita harus tahu cara menghadapi kritik, menerimanya, dan tahu bahwa itu adalah bagian dari sepak bola. Kita semua suka dipuji dan, sebaliknya, tidak seorang pun dari kita suka dikritik,” ujarnya.
Dia mengaku tidak memperhitungkan pujian dari siapa pun, kecuali dari pelatih, rekan satu tim, atau ibunya sendiri. (*)
Editor : Zulfirman

