Syamsul Ma'arif Terpilih sebagai Ketua Kadin KBB 2024-2029, Janji Bakal jadi Dokter untuk Obati Pemda yang Sakit
erpilihnya Syamsul Ma'arif sebagai Ketua Kadin KBB 2024-2029 diharapkan bisa mengembalikan marwah organisasi yang mewadahi para pengusaha yang sempat redup tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Terpilihnya Syamsul Ma'arif sebagai Ketua Kadin KBB 2024-2029 diharapkan bisa mengembalikan marwah organisasi yang mewadahi para pengusaha yang sempat redup tersebut.
Tak hanya itu, Syamsul Ma'arif menilai ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikannya di internal Kadin KBB. Salah satunya, Ketua Kadin KBB 2024-2029 itu akan mengubah mindset dan karakter para anggotanya di Kadin KBB.
"Berangkat dari beberapa peluang usaha, saya sebagai Ketua Kadin KBB 2024-2029 menemukan ada hal-hal sangat luar biasa yang menjadi PR untuk membenahi Kadin KBB," kata Syamsul Ma'arif saat ditemui di Padalarang, Kamis 2 Mei 2024.
Menurutnya, Kadin KBB bukan organisasi yang bisa disamakan dengan organisasi publik atau masyarakat lainnya. Sebab, Kadin dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1987.
"Kedudukan Kadin ini sebenarnya eksklusif dan berbeda dengan ormas lainnya," tuturnya.
"Bisa saya katakan, Kadin ini sebuah organisasi penggerak ekonomi di suatu daerah dan punya peran sangat strategis dengan tugas dan fungsinya," ujarnya.
Namun, sambung Syamsul Ma'arif, begitu dirinya masuk dalam Kadin KBB banyak hal yang harus diubah. Terlebih, mindset dan karakter dari anggota yang ada di Kadin.
"Ini menjadi PR, tapi yang penting saya akan mengembalikan marwah Kadin kepada posisinya sesuai dengan amanat UU Nomor 1 Tahun 1987," tegasnya.
Kemudian, lanjut Syamsul, dirinya pun bakal membawa organisasi Kadin KBB sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah (Pemda) yang akan bergandengan tangan serta mendukung pemerintah.
"Bahkan, kita akan berkontribusi langsung membangun perekonomian Bandung Barat," ujarnya.
Sebagai wadah pengusaha yang ada di KBB, terang Syamsul, Kadin KBB bakal menjadi media sarana untuk mengajak para pengusaha agar ikut berpartisipasi dan berperan aktif membangun perekonomian KBB.
"Potensi luar biasa yang ada di KBB ini dihadapkan dengan beberapa tantangan, terutama UMKM yang perlu sebenarnya support dari para pengusaha-pengusaha yang ada di Bandung Barat," terangnya.
"Insyaallah Kadin ini akan kita jadikan bapak angkatnya UMKM yang betul-betul menarik dan mendobrak UMKM di Bandung Barat," sambungnya.
Selain itu, pihaknya pun tak ingin Kadin ini berjauhan dengan Pemda Bandung Barat. Bahkan, dengan kondisi Pemda Bandung Barat yang saat ini dalam kondisi sakit akibat defisit anggaran.
"Kita maklumi yang namanya dinamika pembangunan. Kita tidak melihat sisi negatifnya, tapi kami melihat peran fungsi Kadin nanti ke depan untuk mensupport Pemda memulihkan perekonomian ke depan," paparnya.
"Saya bisa katakan, Kadin ini akan kami jadikan dokter untuk mengobati KBB yang sedang sakit," imbuhnya.
Syamsul berharap pasca dirinya dilantik dan diamanahkan menjadi Ketua Kadin KBB bisa mengubah mindset seluruh pengurus ataupun anggota Kadin KBB selama ini. Serta membangun marwah Kadin KBB di mata publik, terutama Pemda.
Termasuk, memaksimalkan para pengusaha untuk terjun berperan aktif menggerakkan ekonomi KBB.
"Akan kita jadikan dokter-dokternya untuk mengobati apa yang menjadi penyakit ekonomi di KBB," tandasnya.
Diketahui, Syamsul Ma'arif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin KBB 2024-2029 dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) III Kadin KBB di Lembang, Selasa 30 April 2024. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani
