Tahun Ini Special Edition, Lima Klasifikasi Proyek Ditawarkan di WJIS 2024 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani mengungkapkan, West Java Investment Summit (WJIS) 2024 kali ini merupakan special edition.

Tahun Ini  Special Edition, Lima Klasifikasi Proyek Ditawarkan di WJIS 2024 
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani mengungkapkan, West Java Investment Summit (WJIS) 2024 kali ini merupakan special edition./Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani mengungkapkan, West Java Investment Summit (WJIS) 2024 kali ini merupakan Special Edition.

Nining memastikan, gelaran keenam ini berbeda dengan WJIS sebelumnya karena, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak hanya menawarkan proyek yang ready to offer, tetapi juga proyek potensial.

Total ada 40 proyek ready to offer dan 170 proyek yang potensial untuk dikembangkan, karena sangat menjanjikan bagi para investor.

“Tahun ini betul-betul special edition. Sebelumnya investasi sudah ready to offer yang bisa diambil oleh investor atau pelaku usaha. Sekarang dalam rangka mendukung pembangunan di Jawa Barat, kami menawarkan tak hanya ready to offer berjumlah 40 proyek, tapi juga potensi investasi yang potensial sebanyak 170,” kata Nining usai usai acara Bewara Jawa Barat (BEJA) Volume 10 bertajuk WJIS 2024 di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 17 September 2024.

Pada WJIS 2024 lanjut Nining, akan disiapkan ruang khusus atau immersive room yang menampilkan seluruh potensi investasi dalam bentuk visual. Para calon investor bisa melihat posisi dan profil proyek dengan lebih detil dan jelas. 

“Mereka akan mengetahui lebih persis,” ujarnya.

Nining memaparkan, terdapat area pameran yang menampilkan showchase 23 Potensi dan Peluang Investasi di Jawa Barat.

Sebelumnya, dari data yang diperoleh WJIS 2024 juga menjadi ajang presentasi berbagai proyek strategis yang siap untuk didanai oleh para investor. 

Proyek-proyek ini mencakup berbagai tema yang relevan dengan kebutuhan masa depan Jawa Barat, dimana ada lima klasifikasi proyek antaranya:

* Proyek Sistem Penyediaan Air: Proyek pengembangan sistem penyediaan air bersih di Jawa Barat, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang semakin meningkat, baik untuk konsumsi domestik maupun industri. Proyek ini menawarkan peluang investasi yang menarik dengan dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

* Proyek Energi Ramah Lingkungan: Proyek energi hijau yang meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan hidro. Proyek ini sejalan dengan komitmen Jawa Barat untuk menjadi pemimpin dalam penerapan energi terbarukan di Indonesia.

* Proyek Kawasan Investasi Baru: Pengembangan kawasan industri baru di Jawa Barat yang dirancang untuk menarik investasi dalam sektor-sektor berteknologi tinggi dan berdaya saing global. Kawasan ini menawarkan infrastruktur modern dan berbagai insentif untuk menarik perusahaan internasional.

* Proyek Industri Hilirisasi: Proyek-proyek yang fokus pada pengembangan industri hilir, seperti pengolahan hasil tambang dan pertanian, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk lokal dan memperkuat rantai pasok di Jawa Barat.

* Agroindustri dan Ekonomi Sirkular: Proyek yang mengintegrasikan sektor pertanian dengan konsep ekonomi sirkular, yang berfokus pada efisiensi sumber daya dan pengurangan limbah. Proyek ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Dimana total target investasi yang ditawarkan, mencapai Rp117,6 triliun pada WJIS 2024 ini dengan 10 negara peserta yakni Singapura, China, Korea Selatan, Jepang, Belanda, Polandia, Azerbaijan, Afganistan, Angola dan Australia.

Harapannya, kolaborasi antara Pemprov dan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, dalam WJIS 2024 bertajuk Unleashing West Java Invesment Potencies, mampu mendongkrak investasi pada seluruh potensi yang ada di Jabar.

"WJIS 2024 menjadi ajang pertemuan strategis antara pemerintah, pelaku usaha, investor dan komunitas bisnis, untuk mendorong kolaborasi dan inovasi yang akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Jawa Barat," ucapnya.

Serta tentunya juga turut memastikan kebutuhan tenaga kerja, sebagai nilai plus jaminan untuk memberikan kenyamanan bagi investor dalam berinvestasi di Jabar.

Salah satunya dengan cara diskusi antara ahli dan pemangku kepentingan, guna menyelaraskan program pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan teknologi dan inovasi terbaru.

"Sehingga tenaga kerja Jawa Barat dapat memenuhi permintaan pasar dan mendukung pertumbuhan investasi di sektor-sektor strategis. Selain itu, rantai pasok juga akan menjadi bahan diskusi strategis yang berfokus pada penguatan kemitraan antara UMKM dan industri besar," imbuhnya.
 
WJIS 2024 rencananya akan dilaksanakan pada Kamis ini, 19 September 2024 di Trans Convention Hall, Kota Bandung.***


Editor : JakaPermana