Tak Sesuai Harapan, Disparbud KBB Akui Terjadi Penurunan Signifikan Kunjungan Wisatawan ke KBB Sepanjang 2024
Maraknya alternatif pilihan objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak serta-merta mampu menjadi magnet untuk menarik wisatawan berkunjung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Maraknya alternatif pilihan objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak serta-merta mampu menjadi magnet untuk menarik wisatawan berkunjung.
Kondisi itu dialami para pelaku usaha wisata di KBB selama tahun 2024. Padahal, pelbagai wana wisata baru dengan berbagai konsep menarik dihadirkan untuk menarik minat wisatawan.
penurunan kunjungan wisatawan ke KBB pada 2024 itu menurun drastis dibandingkan 2023. Bahkan, penurunannya cukup siginifikan.
"Jumlah kunjungan pada 2024 sebanyak 3.226.040 wisatawan. Jauh di bawah angka kunjungan tahun 2023 yang mencapai 4.454.210 wisatawan," Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB David Oot, Selasa 7 Januari 2025.
Dengan demikian terjadi penurunan 1.228.170 wisatawan. Puncak berkurangnya kunjungan wisatawan terjadi pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Pada tahun 2023 jumlah kunjungan mencapai 443.956 wisatawan, sementara tahun 2024 turun menjadi 239.293 wisatawan," sambungnya.
Pihaknya memperkirakan, penurunan jumlah kunjungan ke Bandung Barat lantaran disebabkan bertambahnya opsi pariwisata lain, penurunan daya beli masyarakat, mitigasi bencana alam dan juga non alam.
Sementara untuk pelonjakan kunjungan wisatawan di tahun 2023 disebabkan oleh fenomena wisata balas dendam (revenge tourism) akibat para wisatawan lama terkungkung di rumah pada saat masa Covid-19.
"Namun pada tahun 2024 lonjakan kunjungan wisatawan akibat revenge tourism tersebut mulai melandai," tuturnya.
Berdasarkan data dari Disparbud KBB jumlah kunjungan wisata tiap bulannya di tahun 2024 tak ada satupun yang melebihi kunjungan di bulan yang sama pada tahun 2023.
Pada Januari 2024 jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 311.085, turun dibandingkan Januari 2023 yang mencapai 359.555. Pada Februari 2024 KBB dikunjungi 265.446 wisatawan, turun dibandingkan Februari 2023 sebanyak 266.018 wisatawan.
Begitupun pada Maret 2024 jumlah kunjungan sebanyak 148.224, jauh di bawah bulan yang sama pada 2023 yang mencapai 237.367.
"April 2024 kunjungan naik menjadi 292.067 wisatawan, tapi masih di bawah April 2023 sebanyak 363.377," sebutnya.
Begitupun pada Mei 2024 dengan jumlah kunjungan 290.947, jauh di bawah Mei 2023 yang mencapai 371.324. Penurunan signifikan terjadi pada Juni 2024 yang jumlah kunjungannya 297.003.
"Sementara pada Juni 2023 total kunjungan wisatawan mencapai 549.404," sebut David.
Kemudian pada Juli 2024 jumlah kunjungan sebanyak 301.380 jauh di bawah Juli 2023 yang mencapai 519.044. Di Agustus 2024 total kunjungan 201.199, sementara Agustus 2013 sebanyak 331.338.
Pada bulan September 2024 jumlah kunjungan kembali menurun menjadi 225.442 wisatawan, sedangkan di September 2023 sebanyak 359.652
"Pada Oktober 2024 jumlah wisatawan yang berkunjung ke KBB sebanyak 227.024. Jauh di bawah periode yang sama tahun 2023 yang tingkat kunjungannya mencapai 328.292," katanya.
"Sama dengan bulan-bulan sebelumnya, jumlah kunjungan di November 2024 yang mencapai 227.362, lebih rendah dibandingkan November 2023 sebanyak 320.091," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani
