Tampangnya Diolok Akun Fufufafa, Habiburokhman: Postingan 2014 Kok Dipermasalahkan?
Sejumlah politisi dan sosok penting pun menjadi bahan olokan di postingan yang dibuat akun Fufufafa, salah satunya Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Belakangan ini akun Fufufafa yang diduga milik Gibran Rakabuming tersebut masih menjadi perbincangan netizen di media sosial.
Sejumlah politisi dan sosok penting pun menjadi bahan olokan di postingan yang dibuat akun Fufufafa, salah satunya Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
Dalam postingan yang beredar, akun Fufufafa sempat menyinggung tampang Habiburokhman di tahun 2014.

Menanggapi soal postingan akun Fufufafa tersebut, Habiburokhman akhirnya buka suara lewat unggahan di akun Xnya.
Dalam pernyataannya, Habiburokhman seakan-akan ada pihak tertentu yang mencoba mengompori lewat postingan akun Fufufafa.
"Assalamualaikum guys, salam sejahtera. Ini ada fenomena aneh bin norak di media sosial kita ada pihak-pihak yang semangat sekali mempersoalkan akun Fufufafa, akun tersebut disebut milik Gibran di masa lalu," kata Habiburokhman.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut justru memilih untuk mengabaikan postingan yang dibuat akun Fufufafa tersebut.
"Kalau toh akun tersebut milik mas Gibran walau ternyata bukan, sikap mempersoalkan postingan masa lalu adalah sikap ahistoris menurut om dewan sih yaitu sikap yang mengabaikan fakta sejarah," jelas Habiburokhman.
"Pak Prabowo dan om dewan aja ga ada masalah ko dengan postingan Fufufafa siapapun itu, kok orang-orang itu justru yang seolah kebakaran jenggot. Para pemimpin dan rakyat udah guyub kok mau dipecah belah, jangan ya dek ya jangan," sambungnya.
Pernyataan sikap atas unggahan akun Fufufafa yang disampaikan oleh Habiburokhman tersebut mendapat beragam komentar netizen.
"ngasih fakta malah dibilang ngompor-ngomporin," tulis akun rexthacht
"Berarti adab itu gak penting ya ?
Sangat pantas kau dilempari botol pada saat demo kemarin," tulis akun petrus
"Etika yang salah harus dibenerin bukan diabaikan apalagi dilupakan," tulis generasio**
Editor : Firda Rachmawati

