Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Ditlantas Polda Jabar Gelar Polisi Sahabat Anak

Ditlantas Polda Jabar lakukan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini dengan program Polisi Sahabat Anak

Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Ditlantas Polda Jabar Gelar Polisi Sahabat Anak
Anggota Polwan Ditlantas Polda Jawa Barat membonceng seorang anak TK dengan lengkap memamai helm. Ditlantas memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini melalui program Polisi Sahabat Anak.

INILAHKORAN.ID - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak sebagai upaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 4 Gedung Ditlantas Polda Jabar, Jumat (23/1/2026), dan diikuti ratusan siswa taman kanak-kanak.

Sebanyak 200 siswa dan siswi KB/TK Sains Albiruni tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan edukatif  Polisi Sahabat Anak yang dikemas melalui metode belajar sambil bermain. Anak-anak diajak mengenal aturan lalu lintas, rambu-rambu, serta cara menyeberang jalan yang aman melalui konsep CAMEJASA (Cara Menyeberang Jalan yang Aman).

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, dengan didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jabar AKBP Eti Haryati menegaskan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas harus dimulai sejak dini sebagai pondasi membentuk karakter generasi masa depan.

“Pengenalan tertib berlalu lintas kepada anak-anak bukan hanya soal aturan di jalan, tetapi bagaimana membangun disiplin, menanamkan kesadaran keselamatan, dan membentuk karakter sejak usia dini. Harapannya, anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang peduli keselamatan dan tertib berlalu lintas hingga dewasa,” ujar Kombes Pol Raydian Kokrosono dalam keterangan tertulisnya, Jumat 23 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Jabar melibatkan jajaran Subdit Kamsel, personel Dikmas, serta Polwan. Anak-anak juga diperkenalkan dengan kendaraan dinas Polantas, baik roda dua maupun roda empat. Bahkan, mereka diajak berkeliling area Polda Jabar dengan tetap memperhatikan standar keselamatan, seperti penggunaan helm dan safety belt.

Selain itu, peserta dikenalkan dengan mobil penerangan (penling) dan mobil pintar, yang berisi materi edukasi rambu lalu lintas serta pemutaran film anak-anak yang bersifat mendidik. Media pembelajaran interaktif berupa alat peraga rambu lalu lintas juga digunakan agar anak lebih mudah memahami.

Raydian menambahkan, melalui program Polisi Sahabat Anak, pihaknya berharap anak-anak tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

“Anak-anak ini bisa menjadi pengingat bagi orang tua dan lingkungannya. Edukasi sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor manusia,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keceriaan. Program Polisi Sahabat Anak ini menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Jawa Barat dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.


Editor : Ahmad Sayuti