Tanggapi Persoalan Relokasi Warga Terdampak Bencana di Selatan KBB, Arsan Latif Bakal Panggil Kalak BPBD
Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif angkat suara terkait persoalan warga terdampak bencana alam di Kecamatan Cipongkor dan Kecamatan Rongga yang sampai saat ini belum direlokasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif angkat suara terkait persoalan warga terdampak bencana alam di Kecamatan Cipongkor dan Kecamatan Rongga yang sampai saat ini belum direlokasi.
Sebelumnya, persoalan relokasi lahan warga yang terdampak bencana alam di wilayah selatan Bandung Barat masih belum menemukan solusi.
Sebelumnya, puluhan warga terdampak bencana, seperti pergerakan tanah di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga hingga kini belum mendapatkan tempat tinggal sesuai dengan yang dijanjikan lantaran belum menemukan lahan yang layak.
Kondisi serupa juga dirasakan warga terdampak tanah longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor. Sebab, Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat hingga kini masih mencari lahan yang tepat bagi warga.
"Saya sudah meminta tempat untuk relokasi warga terdampak bencana pergerakan tanah kepada Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB di mana lokasinya," kata Arsan Latif saat ditemui di Perkantoran Pemda Bandung Barat.
"Bahkan, kami juga telah menjadwalkan kepada BNPB relokasi tidak dilakukan lebih dari dua bulan, sehingga kalau sudah clean and clear pengecekan lokasi sudah bisa dilakukan," sambungnya.
Selain itu, lanjut Arsan, apabila dilakukan pengecekan lokasi masih ditemukan potensi bencana. Maka, Pemda KBB bisa segera mencarikan lokasi mana lagi yang bisa dicek.
Setelah dipastikan layak, maka pemerintah bisa segera membangunkan tempat tinggal yang baru.
"Jadi, rumah bagi warga terdampak bencana itu akan dibangun terlebih dahulu. Setelah selesai baru direlokasi atau bagi yang punya tanah sendiri juga bakal dilakukan hal yang sama," ujarnya.
"Saya akan panggil kalak agar penentuan lokasi bagi warga terdampak jangan terlalu lama," sambungnya.
Disinggung terkait hibah lahan dari Perhutani, Arsan menyebut, hibah bisa dari mana saja. Termasuk bisa langsung ke Perhutani.
"Tapi yang jadi persoalan adalah apakah lahan yang bakal digunakan itu landai. Serta, clean and clear," imbuhnya.
"Maksudnya, kita sudah dapat biayanya, tapi lokasinya yang tidak layak. Tapi yang penting layak dulu," tegasnya.
Sebagai Pj Bupati Bandung Barat, tambah Arsan, dirinya bakal melaksanakan tugas di KBB sampai dengan tuntas.
"Jadi saya melaksanakan tugas-tugas saya sampai selesai," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti
