Tanggapi Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Jokowi Sebut Tak Mau Dikejar-kejar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemindahan ibu kota tidak boleh dipaksakan, agar tidak berdampak negatif pada pembangunan ekosistem di IKN.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemindahan ibu kota tidak boleh dipaksakan, agar tidak berdampak negatif pada pembangunan ekosistem di IKN.
"Semuanya ada kan ini butuh waktu, memindahkan ibu kota itu, sekali lagi, butuh waktu. Pindah rumah aja ruwetnya kayak gitu, ini pindah ibu kota, jadi jangan dikejar-kejar, sehingga belum siap kita paksakan, akhirnya nggak baik," ungkap Jokowi.
Jokowi juga berharap pemindahan ibu kota ke IKN Nusantara berlangsung secara alami. Proses pemindahan harus selaras dengan pengembangan ekosistem yang baik.
"Saya kira ini normal, natural saja, sehingga semuanya ekosistem terbangun, rumah sakit, sekolah. Untuk urusan logistik, semuanya sudah ada, baru pelan-pelan, itu pun juga pelan-pelan kita pindahkan," tuturnya.
Selain itu, Jokowi mendorong agar keramaian di IKN terus ditingkatkan. Ia menyebutkan bahwa kafe dan rumah makan akan tersedia di IKN, dan saat ini sudah ada kafe yang telah dibangun.
"Di Nusantara ini, yang namanya keramaian, crowd, itu harus diciptakan terus, harus diadakan terus, sehingga, sekali lagi, ekosistem itu menjadi terbangun," tandasnya.***
Editor : Firda Rachmawati
