Jokowi Ungkap PR Besar PSI, Struktur Tingkat Desa Baru 30 Persen
Jokowi mengungkap struktur PSI tingkat desa baru mencapai sekitar 30 persen. Dari target 83 ribu DPRT, baru 24.900 kepengurusan yang terbentuk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap pekerjaan rumah besar yang masih dihadapi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yakni memperluas struktur organisasi hingga tingkat desa.
Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Jokowi, Struktur PSI di tingkat provinsi sudah rampung di seluruh Indonesia. Sementara pembentukan kepengurusan tingkat kabupaten/kota dan kecamatan juga telah mencapai sebagian besar target nasional.
“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan perkembangan struktur PSI di tingkat nasional, karena tadi saya baru saja mendapatkan informasinya. Untuk DPW di seluruh tanah air, saat ini sudah 100 persen,” ujar Jokowi.
Jokowi menyebut dari target 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), sebanyak 498 kepengurusan telah terbentuk. Dengan demikian, pembentukan DPD disebut telah mencapai sekitar 97 persen.
“Kemudian DPD, yang seharusnya berjumlah 514, saat ini sudah terbentuk 498. Artinya, 97 persen sudah selesai. Sudah 97 persen,” ucapnya.
Sementara untuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang berada di tingkat kecamatan, Jokowi menyebut sudah terbentuk 6.199 dari target 7.272 kepengurusan. Capaian tersebut setara dengan sekitar 85 persen.
“Kemudian DPC. DPC ini berada di tingkat kecamatan. Dari total yang seharusnya 7.272, saat ini sudah terbentuk 6.199. Artinya, sudah 85 persen,” tuturnya.
Namun, capaian tersebut belum diikuti pembentukan struktur di tingkat paling bawah. Jokowi menyebut Dewan Pimpinan Ranting dan Turunan (DPRT) baru terbentuk sekitar 24.900 dari target sekitar 83.000 desa.
“Kemudian DPRT. DPRT ini seharusnya ada di sekitar 83.000 desa. Sampai saat ini, sampai hari ini, sudah terbentuk 24.900 DPRT. Ini baru sekitar 30 persen,” katanya.
Jokowi mengatakan PSI masih memiliki waktu hingga akhir 2026 untuk mempercepat pembentukan struktur DPRT di seluruh Indonesia.
“Artinya, kita masih punya waktu sampai akhir tahun untuk menyelesaikan struktur di tingkat DPRT di seluruh tanah air,” ujarnya.
Bagi Jokowi, penguatan struktur organisasi tidak cukup hanya dengan menyelesaikan kepengurusan secara administratif. Struktur yang telah terbentuk juga harus aktif bekerja di tengah masyarakat.
Hal tersebut juga menjadi perhatian Jokowi saat melihat capaian PSI Kota Bandung. Ia mengapresiasi struktur DPC dan DPRt PSI Kota Bandung yang disebut telah rampung 100 persen, namun meminta organisasi tersebut tidak berhenti pada kelengkapan struktur.
Jokowi mendorong kader PSI membangun jaringan dengan komunitas, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga kelompok perempuan. Ia juga meminta kader aktif dalam kegiatan sosial, kebudayaan, kerja bakti dan berbagai aktivitas di ruang publik.
Dengan waktu menuju Pemilu 2029 yang masih tersedia, percepatan pembentukan struktur hingga tingkat desa menjadi salah satu agenda konsolidasi PSI. Penguatan organisasi di tingkat akar rumput tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan kerja partai di berbagai daerah.***
Editor : JakaPermana

