1.200 Personel Gabungan Amankan Sidang Jokowi sebagai Saksi Kasus Roy Suryo Cs
Sebanyak 1.200 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sidang Jokowi sebagai saksi kasus pencemaran nama baik Roy Suryo cs di PN Jakarta Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebanyak 1.200 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya persidangan yang menghadirkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan kawan-kawan (cs) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026).
Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengatakan, ribuan personel tersebut disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pengadilan selama persidangan berlangsung.
"Dari pihak keamanan, kami menyiapkan sekitar 1.200 personel untuk mengamankan kawasan PN Jakarta Timur selama jalannya persidangan," kata Andre di Jakarta seperti dikutip dari Antara.
Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur.
Menurut Andre, pengerahan personel dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama karena kehadiran Jokowi diperkirakan menarik perhatian publik.
Kepolisian juga mengantisipasi kedatangan massa dari dua kelompok yang memiliki pandangan berbeda, yakni pendukung Jokowi dari organisasi Projo serta kelompok Roy Suryo cs.
"Karena hari ini akan ada massa dua kubu baik dari Projo dan kubu Roy Suryo cs, jadi estimasi massa cukup banyak," ujar Andre.
Ia berharap pengamanan yang telah disiapkan dapat memastikan seluruh rangkaian persidangan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada area gedung PN Jakarta Timur, tetapi juga mencakup lingkungan sekitar, termasuk aktivitas masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
Polisi turut meminta dukungan warga sekitar, khususnya masyarakat Perumahan Eramas 2000, untuk menjaga situasi tetap kondusif selama persidangan.
"Kami mohon doa dan kerja samanya kepada warga sekitar, khususnya Eramas 2000, agar kegiatan sidang berjalan aman, lancar, dan kondusif," ucap Andre.
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Selain pengamanan personel, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar PN Jakarta Timur.
Pengaturan arus lalu lintas dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan, termasuk jumlah masyarakat yang datang untuk mengikuti maupun menyaksikan persidangan.
Andre menyebut rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi keamanan serta arus kendaraan di sekitar lokasi.
Editor : Ahmad Sayuti

