Telak, Umpan Lambung Pertanyaan Gilang Dirga saat Debat Publik Bikin Jeje Terpojok
Aksi saling lempar pertanyaan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat pada debat publik perdana membuat atmosfer venue debat di Hotel Novena Lembang seolah berubah jadi arena tinju.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Aksi saling lempar pertanyaan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat pada debat publik perdana membuat atmosfer venue debat di Hotel Novena Lembang seolah berubah jadi arena tinju.
Momen itu terjadi tatkala moderator memberikan kesempatan untuk paslon nomor urut 1 Didik - Gilang (Dilan) melemparkan pertanyaan kepada paslon nomor 2 Jeje Ritchie Ismail - Asep Ismail.
Saat itu, Gilang Dirga memberikan sebuah pertama ihwal pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di Bandung Barat. "Bagaimana anda menghadapi meritokrasi di Bandung Barat," tanya Gilang kepada paslon Jeje-Asep Ismail.
Jeje pun menjawab, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di KBB masih di bawah angka nasional. Menurutnya, hal ini disebabkan karena sektor penunjang seperti ekonomi dan pendidikan mundur. Serta kondisi infrastruktur tidak mendukung.
Kemudian, sambung Jeje, pelajar malas bekerja karena kelelahan ke lokasi sekolah. Begitu pula yang sakit menjadi sakit parah. "Di KBB tidak ada data yang valid tentang kemiskinan. Nanti akan kita benahi," jawabnya.
Dinilai tidak nyambung, paslon nomor urut 3 Hengki Kurniawan-Ade Surdajat pun langsung mengomentari jawaban Jeje Ritchie Ismail tersebut.
"Jawaban Paslon nomor 2 tidak nyambung. Kita berupaya menempatkan orang profesional. Sehingga birokrasi berjalan benar," jawab Hengki.
Belum puas, cawabup pasangan Hengky Kurniawan, yakni Ade Sudradjat menimpali jawaban Hengki. "Meritokrasi adalah bagaimana jenjang jabatan ditempati orang yang tepat, dan prestasi yang gemilang," ujarnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

