Terkait Merebaknya Wabah Virus Corona, Inilah Respons ITB
Semakin merebak wabah virus corona (Covid-19), bahkan ibu dan anak di Kota Depok positif terinfeksi corona. Inilah respons pimpinan ITB untuk menghindari serta mengantisipasi penyebaran virus tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Semakin merebaknya wabah virus corona (Covid-19) dan untuk menghindari serta mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Pimpinan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengimbau kepada seluruh civitas academica ITB agar keperluan yang dapat ditunda, agar menangguhkan perjalanan ke negara-negara terdampak Covid 19.
Sekretaris ITB Prof. Widjaja Martokusumo menyatakan untuk perjalanan ke luar negeri yang sifatnya penting dan tidak dapat ditunda, warga kampus ITB harus meminta persetujuan pimpinan unit kerja, dengan tembusan kepada Wakil Rektor Bidang Sumber Daya (WRSD) ITB.
Bagi yang diberikan izin mohon mengikuti prosedur kesehatan berdasarkan ketentuan pemerintah Republik Indonesia dan otoritas kesehatan setempat.
Untuk sementara, menangguhkan kunjungan tamu dari negara-negara yang terdampak Covid-19 ke lingkungan ITB sampai batas waktu yang belum ditentukan. Untuk kegiatan yang tidak bisa ditangguhkan, imbauan ini dapat ditinjau melalui mekanisme koordinasi dengan WRSD.
"Bagi warga kampus yang baru saja kembali dari luar, negeri terutama China dan lainnya, harap membatasi interaksi dengan warga kampus ITB lainnya maupun anggota keluarga/rumah tangga selama 14 hari tersebut. Warga kampus ITB yang bersangkutan mengalami demam, batuk, pilek, sesak dan lainnya mohon untuk segera memeriksakan diri ke Klinik Utama Bumi Medika Ganesa (BMG) ITB/Klinik Pratama ITB dan mengirimkan hasil chek-up ke WRSD," papar Widjaja kepada INILAH, Selasa (3/3/2020).
Selain itu, bagi warga kampus ITB yang melalukan perjalanan ke luar negeri terutama China dan lainnya, dalam kurun satu bulan terakhir, untuk segera melaporkan kedatangannya kepada pimpinan unit kerja.
Kemudian, warga kampus ITB selalu menjaga kesehatan dan merasa sakit atau mengetahui rekan atau tamu ITB mengalami gangguan kesehatan khususnya yang mengarah pada gejala Covid-19 untuk segera melakukan pemeriksaan di ke Klinik Utama ITB atau Rumah Sakit terdekat agar mendapatkan penanganan segera yang semestinya.
"Melalukan perilaku hidup sehat dengan lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun, mengonsumsi makanan sehat agar lebih meningkatkan daya tahan tubuh, meminimalkan kegiatan di keramaian yang kurang diperlukan," imbuhnya.
Dia menambahkan, seluruh warga kampus ITB secara aktif melalukan upaya kewaspadaan terhadap influenza termasuk SARS dan Covid-19 di unit kerja masing-masing dengan melakukan penyebaran informasi (literasi kesehatan) tanpa membuat panik, cuci tangan menggunakan sabun berbasis alkohol.
"Semua warga ITB agar menyediakan sabun berbasis alkohol di setiap ruangan/tempat-tempat strategis, termasuk untuk mahasiswa memberi perhatian serius untuk selalu menjaga kebersihan tempat-tempat yang sering disentuh tangan, seperti meja pada ruang-ruang rapat, gagang pintu, gagang jendela, papan tombol lift dan lain-lain dengan disinfektan sesuai standar WHO," pungkas Widjaja. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

