Terpilih Sebagai Pemain Terbaik Versi APPI, David da Silva Singgung Haters
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Striker Persib David da Silva terpilih sebagai pemain terbaik versi APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia) Liga 1 2023/2024 bulan September.
David da Silva terpilih sebagai pemain terbaik versi APPI ini terjadi setelah mengalahkan empat kandidat nominasi lainnya. Seperti halnya M Khanafi (Persik Kediri), Nadeo Argawinata (Borneo FC Samarinda), Vitinho (PSIS Semarang), dan Bruno Moreira (Persebaya Surabaya).
David da Silva terpilih sebagai pemain terbaik versi APPI ini berdasarkan pada statistik penampilan pemain, dan APPI berkolaborasi dengan Statoskop Indonesia untuk mengumpulkan data tersebut.
Striker asal Brasil ini menunjukan rasa senangnya dengan penghargaan yang didapatkan. Menurutnya, ini memiliki makna bahwa secara keseluruhan menghargai kerja kerasnya selama ini.
"Dan juga ini karena rekan satu tim yang membantu saya mengeluarkan kemampuan terbaik. Ini (penghargaan) memang ditujukan kepada saya, tetapi menurut saya semua rekan setim juga pantas mendapat apresiasi karena kami berjuang bersama. Saya senang karena kami berada di atas dan pemain memberikan jawaban ketika berada di lapangan," kata David da Silva, Kamis, 19 Oktober 2023.
Pemilik nomor punggung 19 ini akui memiliki banyak haters atau penghujat. Namun, dia memilih untuk mengabaikannya dengan tetap fokus pada pekerjaannya.
"Saya tidak memikirkan soal itu dan fokus mengerahkan kemampuan terbaik, menunjukkan gairah untuk Persib, karena itu saya menampilkan yang terbaik," tegasnya.
David mengaku tidak memahami memiliki haters. Padahal dia merasa memiliki jumlah gol yang bagus selama dipercaya untuk bermain.
"Saya senang kepada mereka yang mendukung saya dan saya juga senang punya haters, karena siapa pemain yang tidak memiliki haters. Cristiano Ronaldo punya haters, Messi punya haters, Neymar punya haters, banyak haters di Brasil tapi saya tidak peduli," tegasnya kembali.
Pada awal kedatangannya ke Indonesia dengan membela Persebaya, dia juga sempat mendapatkan perlakuan tidak baik. Selain kesulitan menciptakan gol, dia juga sempat mengalami cedera.
"Tapi sejak saya mulai memperlihatkan kemampuan terbaik dan mendapatkan hasil bagus, meskipun saya sempat cedera, mereka selalu mendukung saya setiap saat. Ketika saya kembali, saya mendapatkan respek dari mereka dan saat saya tiba lagi disana juga (mendapat respek)," tuturnya.
Sementara di Persib, lanjutnya, cukup banyak yang meminta fotonya dan menunjukan keramahannya. David memastikan tidak terpaksa melakukan hal itu demi menunjukan respek.
"Jadi jika mereka membenci saya, saya tetap memberikan mereka rasa cinta. Saya hanya berusaha mengerahkan yang terbaik dan mereka juga memberi saya yang terbaik, tapi jika mereka membenci saya, cukup abaikan dan selesai," pungkasnya.*** (muhammad ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani

