Tirta Pakuan Kota Bogor Pastikan Pasokan Air Bersih untuk MBG Aman

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan pasokan air bersih berdasarkan parameter kimia, fisika dan mikrobiologi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung suplai program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Bogor. 

Tirta Pakuan Kota Bogor Pastikan Pasokan Air Bersih untuk MBG Aman
Rino memaparkan, ketersediaan dan pasokan air bersih yang ada di dapur SPPG jadi dapat dikatakan sangat penting dalam menyukseskan program MBG. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya masalah dalam program MBG seperti yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat baru-baru ini.  (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan pasokan air bersih berdasarkan parameter kimia, fisika dan mikrobiologi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung suplai program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Bogor. 

Rino memaparkan, ketersediaan dan pasokan air bersih yang ada di dapur SPPG jadi dapat dikatakan sangat penting dalam menyukseskan program MBG. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya masalah dalam program MBG seperti yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat baru-baru ini. 

"Kami melakukan antispasi. Hal ini harus dilakukan, melihat dari beberapa kejadian masalah dalam MBG di berbagai tempat, salah satunya karena ada masalah pada pasokan air bersih. Sejauh ini bagus, kepala dapur pun kooperatif. Kami mengantisipasi agar kejadian itu tidak terjadi di Kota Bogor," terang Rino, Kamis 2 Oktober 2025.

Rino menjelaskan, kandungan besi dalam air punya pengaruh terhadap kualitas makanan. Dari puluhan dapur SPPG di Kota Bogor, sebagian besar sudah menggunakan pasokan air dari Perumda Tirta Pakuan. 

"Memang ada, tapi nanti kita tes juga. Setelah ini, kami akan melakukan pemetaan terhadap puluhan dapur SPPG. Kami lihat mana yang memakai pasokan Perumda Tirta Pakuan dan mengecek kualitas air yang digunakan program MBG," jelasnya.

"Makanya saya mau petakan nanti jalur airnya mana aja, sumber airnya nanti kami kontrol. Jadi kalau ada apa-apa si kepala dapurnya akan kita notif," tambah Rino. 

Rino menerangkan, pihaknya juga akan mengundang puluhan dapur SPPG untuk sosialisasi terkait kualitas air. Sejalan dengan yang dilakukan Dinkes yang bertugas melakukan pengawasan. 

"Kondisinya bagus kalau di sini kan dibangun dari awal, tapi kami tetap bakal edukasi untuk pemakaian air yang berkualitas lah. Karena kalau sumber kami sudah bagus, tapi salah treatment juga jadi masalah. Jadi kami cara treatment-nya kita akan ajarkan, kayak gitu. Jangan sampai bermasalah nanti pas digunakan," tegas Rino. 

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Ciwaringin, Fahmi mengaku senang dengan pengecekan dari Tirta Pakuan, karena membantu meningkatkan kualitas layanan dalam memenuhi kebutuhan MBG di sembilan sekolah di Kecamatan Bogor Tengah. 

"Membantu kami, apalagi ada dapur yang ditutup karena indikasi racun. Kamu terbantu dengan memastikan tidak ada kejadian yang sama di Kota Bogor," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani