Trase Batutulis Diyakini Hidupkan Kembali Aktivitas Ekonomi Warga Bogor Selatan

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan Trase Batutulis sebagai jalan baru di Bogor Selatan.

Trase Batutulis Diyakini Hidupkan Kembali Aktivitas Ekonomi Warga Bogor Selatan
Menurutnya, Trase Batutulis sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita itu ditargetkan tuntas pada 2026. Ruas jalan itu menjadi solusi jangka panjang atas persoalan kemacetan kronis serta keterbatasan akses jalan di wilayah Bogor Selatan. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan Trase Batutulis sebagai jalan baru di Kecamatan Bogor Selatan. 

Menurutnya, Trase Batutulis sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita itu ditargetkan tuntas pada 2026. Ruas jalan itu menjadi solusi jangka panjang atas persoalan kemacetan kronis serta keterbatasan akses jalan di wilayah Bogor Selatan.

"Keberadaan Trase Batutulis ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Jalur ini akan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan wilayah Batutulis, Ranggamekar, Pamoyanan, hingga Cipaku, serta menjadi jalur alternatif vital menuju Cigombong. Ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi upaya nyata untuk memulihkan aksesibilitas dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi warga. Kami ingin memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Rusli, Selasa 27 Januari 2026.

Dia menjelaskan, untuk seluruh tahapan pembangunan Trase Batutulis mulai dari perencanaan hingga pendanaan kini telah melalui pembahasan intensif antara legislatif dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di forum Badan Anggaran.

Dia memaparkan, salah satu tahapan paling krusial yakni pengadaan lahan. Kini proses awal tersebut menunjukkan progres yang menggembirakan. Pemkot Bogor telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp22 miliar.

"Realisasi pembayaran pembelian tanah telah diselesaikan pada 2025 dengan nilai appraisal mendekati Rp19 miliar. Langkah ini merupakan cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah Batutulis dan sekitarnya," paparnya.

Rusli menjelaskan, tahap pembangunan fisik pada 2026 saat ini proyek memasuki tahap lelang dan pembangunan fisik yang pengerjaannya akan ditangani Pemprov Jabar. DPRD Kota Bogor memastikan tidak akan lepas tangan dalam proses transisi ini.

"Melalui Komisi III, DPRD Kota Bogor akan melakukan pengawasan melekat agar pengerjaan fisik berjalan sesuai spesifikasi dan timeline," jelasnya.

Rusli menegaskan, pihaknya berkomitmen memastikan tidak ada keterlambatan jadwal agar manfaat jalan baru segera dirasakan warga. 

Dengan rampungnya proyek sesuai target, dia menilai beban lalu lintas di sejumlah titik kepadatan jalan alternatif di Bogor Selatan dapat terurai secara signifikan, sekaligus menciptakan konektivitas wilayah yang lebih efisien.


Editor : Doni Ramdhani