TWICE Berhasil Menyalip BLACKPINK di Spotify AS dan Billboard, Netizen: Apple Music Sulit Dimasuki

Netizen dibuat heboh saat TWICE berhasil menyalip BLACKPINK di Spotify AS dengan lagu OST drama.

TWICE Berhasil Menyalip BLACKPINK di Spotify AS dan Billboard, Netizen: Apple Music Sulit Dimasuki
Girl grup TWICE dan BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Sejak awal debut nampaknya BLACKPINK dan TWICE selalu disebut sebagai saingan kuat sebagai sesama generasi ke-3 K-Pop.

Perdebatan lama tentang siapa yang memegang mahkota sebagai girl grup K-pop, TWICE atau BLACKPINK telah muncul kembali dengan intens di kalangan netizen Korea, menyusul lonjakan terbaru TWICE di Spotify AS dan Billboard Hot 100.

Di komunitas online, sebuah unggahan berjudul "Hul BLACKPINK disingkirkan oleh TWICE di Spotify AS ㅋㅋㅋ" langsung menjadi perbincangan, memicu diskusi hangat dari kedua fandom. 

"Seperti dugaan, ada alasan mengapa penggemar BLACKPINK memiliki rasa rendah diri terhadap TWICE," tulis OP. 

"Kalian menertawakan hasil TWICE hanya untuk melihat BLACKPINK kalah melawan mereka. Lucu sekali."

TWICE terus membangun popularitas internasional mereka, baru-baru ini meraih pencapaian terbaik mereka di Billboard Hot 100.

Kesuksesan terbaru mereka ini dipandang sebagai tonggak penting dalam perjalanan 10 tahun mereka.

Kehadiran global TWICE yang semakin meningkat juga diperkuat melalui penampilan mendatang di festival-festival internasional besar seperti Lollapalooza, menandai langkah "panas" mereka di pasar Amerika.

Sementara BLACKPINK tetap menjadi kekuatan dominan secara global dengan jumlah tayangan YouTube yang memecahkan rekor, dukungan mode, dan tur dunia, hasil karya musik TWICE yang konsisten dan peningkatan performa di tangga Lagu terus membuat mereka mendapatkan pengakuan, bahkan di antara pendengar biasa.

Tangga Lagu Spotify AS telah menjadi medan pertempuran baru, dengan lompatan terbaru TWICE atas BLACKPINK yang memicu lelucon, perbandingan, dan reaksi emosional di seluruh komunitas K-net.

"Apa ONCE juga bohong sekarang? BLACKPINK udah lama banget masuk Melon dan Apple Music. Kenapa mereka bertingkah kayak gini padahal mereka nggak bisa masuk chart tanpa OST drama Korea?"

"TWICE dan BLACKPINK merilis Album lengkap mereka bersamaan, tapi sayang sekali TWICE tidak bisa mendapatkan hit apa pun selain OST drama Korea itu.

Lagu utama kalian keluar dari semua tangga Lagu, Melon, Spotify Global, Spotify AS, Billboard Hot 100, semuanya.

Sementara itu, 'Shut Down' BLACKPINK menduduki peringkat #1 di Global Spotify mingguan, #1 di YouTube Music, #2 di Global Apple Music, dan #1 di Billboard Global 200… bahkan OST dramanya pun tidak mendapat peringkat bagus di sebagian besar tangga Lagu, lol."

"Kalau Album lengkapmu langsung terhapus dari tangga Lagu Korea dan global, tapi cuma OST dramanya yang dapat peringkat… apa gunanya?" "Lagipula, lagunya kan nggak turun bareng BLACKPINK dan berhasil mencapai Billboard #28 atau US Spotify #15 kayak mereka, lol."

"Di mana judul Lagu dari Album lengkap yang dirilis pada waktu yang sama?"

"TWICE baru saja masuk tangga Lagu AS, sementara BLACKPINK bahkan tidak bisa masuk selama 10 tahun karena delusi mereka tentang Amerika. Selamat untuk TWICE."

"Lucu sekali bagaimana mereka menyembunyikan hasil Album lengkap mereka dan hanya mempromosikan OST K-drama seolah-olah itu segalanya lol."

"TWICE masuk tangga Lagu Apple Music AS kali ini. Sebelumnya, hanya BTS dan FIFTY FIFTY yang berhasil masuk sebagai grup Korea." "Sekarang tinggal tiga.

Tangga Lagu Spotify bisa dimanipulasi dengan iklan dan daftar putar, tetapi Apple Music sangat sulit untuk dimasuki. Sungguh mengesankan."

"Ringkasan dari orang asing yang pergi ke konser BLACKPINK dan TWICE: TWICE jauh lebih baik daripada BLACKPINK kebenaran yang brutal."

Baik Tim TWICE maupun Tim BLACKPINK, satu hal yang jelas: kedua grup telah mendefinisikan ulang arti menjadi girl grup K-Pop global.

Seiring TWICE mencapai puncak baru di pasar Amerika dan BLACKPINK mempertahankan kekuatan merek mewah mereka, perdebatan ini justru semakin mengobarkan energi kompetitif ekspansi global K-Pop.***


Editor : Irma Nurfajri