Universitas Nurtanio Bandung Berikan Aplikasi 'Augmented Reality' Cegah Stunting untuk Kader Aisyiyah Cimahi
Univesitas Nurtanio Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan menerapkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk media edukasi pencegahan stunting, sebagai penguatan kader Aisyiyah Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Tim Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika (FIKI) Univesitas Nurtanio Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan menerapkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk media edukasi pencegahan stunting, sebagai penguatan kader Aisyiyah Kota Cimahi.
Kegiatan PKM ini mendapat pendanaan dari Direktorat Kemenristek Dikti melalui program hibah PKM skema Pemberdayaan berbasis Masyarakat.
Menurut ketua tim PKM, Suharjanto Utomo S.Si. M.T., pencegahan Stunting merupakan rencana jangka panjang dari pemerintah pusat dalam usaha menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
Pemerintahan kota Cimahi juga mempunyai program percepatan penurunan prevalensi stunting. Salah satu menurunkan angka stunting adalah edukasi kepada masyarakat.
PKM ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Aisyiyah dengan memberikan aplikasi Augmented Reality Stunting, dengan harapan lebih mudah dipahami, menarik perhatian, dan memotivasi.
Pada Senin tanggal 28 Oktober 2024, tim PKM FIKI Universitas Nurtanio Bandung menyerahkan bantuan kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Cimahi berupa aplikasi Android berbasis Augmented Reality Cegah Stunting.
Lokasi serah terima berlangsung di gedung Muhammadiyah kota Cimahi yang beralamat Gg. Sawah Lega III no 96, Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat.
Serah terima dihadiri tim PKM Unnur, Dekan FIKI, Ketua Aisyiyah Kota Cimahi, Sekretaris Muhammadiyah Kota Cimahi, Wakil Ketua Aisyiyah Kota Cimahi, koordinator Stunting Aisyiyah Kota Cimahi, para dosen, staf Tata Usaha dan para mahasiswa.
Pada acara serah terima tersebut diperlihatkan video bagaimana rangkaian perjalanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan. Rangkaian tersebut memperlihatkan suasana pemaparan stunting tanpa aplikasi AR, diskusi antara tim PKM dan kader Aisyiyah, suasana edukasi dengan aplikasi AR, dan juga testimoni wakil ketua Aisyiyah kota Cimahi.
Menurut koordinator pencegahan Stunting Aisyiyah Kota Cimahi, Yufie Afiati Hasyim, MARS mengatakan, adanya aplikasi Augmented Reality Stunting ini sangat membantu dalam memberikan informasi tentang bagaimana mencegah stunting kepada masyarakat secara luas.
Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika Dr Samsul Bidiarto S.T. M.T. mengatakan, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tridarma perguruan tinggi yang merupakan kewajiban sebagai dosen dengan melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tanggapan wakil ketua Aisyiyah, Juju Endang Wiati S.Pd, mengatakan, aplikasi Augmented Reality ini sangat membantu dalam mengetahui cara mencegah stunting dikarenakan aplikasi yang interaktif dan mudah digunakan.***
Editor : Bsafaat

