Veda Ega Tembus Enam Besar Moto3 2026, Pembalap Indonesia Kian Dekat Ukir Sejarah

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus menunjukkan perkembangan impresif di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026.

Veda Ega Tembus Enam Besar Moto3 2026, Pembalap Indonesia Kian Dekat Ukir Sejarah
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus menunjukkan perkembangan impresif di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026.

INILAHKORAN.ID-Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus menunjukkan perkembangan impresif di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026. Meski gagal menambah poin pada seri GP Hungaria, rider Honda Team Asia itu tetap berhasil bertahan di posisi enam besar klasemen sementara Moto3 2026.

Veda kini mengoleksi 71 poin dan menempati peringkat keenam klasemen pembalap Moto3. Posisi tersebut menjadi pencapaian terbaik pembalap Indonesia di ajang Grand Prix dalam beberapa tahun terakhir sekaligus memperlihatkan konsistensinya bersaing dengan para pebalap papan atas dunia.

Pada balapan Moto3 GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Veda harus puas finis di luar zona poin setelah mengakhiri lomba di posisi ke-16. Hasil itu membuat raihan poinnya tidak bertambah, namun ia masih mampu mempertahankan tempat di jajaran enam besar klasemen sementara.

Sepanjang musim 2026, Veda tampil cukup konsisten. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut beberapa kali finis di posisi depan, termasuk meraih podium yang menjadi modal penting dalam persaingan klasemen.

Persaingan menuju gelar juara dunia Moto3 2026 masih berlangsung sengit. Sejumlah pembalap seperti Máximo Quiles, Álvaro Carpe, Brian Uriarte, David Almansa, dan Marco Morelli masih menghuni papan atas. Namun, Veda tetap memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya mengingat masih tersisa beberapa seri hingga akhir musim.

Keberhasilan Veda menembus enam besar menjadi kabar menggembirakan bagi dunia balap Indonesia. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan pembalap muda Indonesia mulai membuahkan hasil di level internasional.

Dengan sisa balapan yang masih cukup banyak, peluang Veda untuk menembus lima besar bahkan bersaing memperebutkan posisi tiga besar klasemen masih terbuka. Kunci utamanya adalah menjaga konsistensi finis di zona poin dan memanfaatkan setiap kesempatan meraih hasil maksimal.

Apabila mampu mempertahankan performa hingga akhir musim, Veda Ega Pratama berpotensi mencatat sejarah sebagai salah satu pembalap Indonesia dengan pencapaian terbaik di Kejuaraan Dunia Moto3. Dukungan penuh dari tim serta pengalaman yang terus bertambah diyakini akan menjadi bekal penting untuk mewujudkan target tersebut.***


Editor : JakaPermana