Viral Dokumen Rencana 'Simulasi Pandemi' Bill Gates dan Jeffrey Epstein Tahun 2017
rencana penyusunan "Simulasi Pandemi" yang dirancang jauh sebelum Covid-19 melanda dunia, dibahas oleh Bill Gates dan Jeffrey Epstein
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Jagat media sosial X (dahulu Twitter) kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah tangkapan layar surel yang mengeklaim adanya kerja sama antara pendiri Microsoft, Bill Gates, dengan Jeffrey Epstein.
Dokumen yang ada di dalam Epstein Files tersebut menyebutkan rencana penyusunan "Simulasi Pandemi" yang dirancang jauh sebelum Covid-19 melanda dunia.
Unggahan yang viral tersebut menyertakan bukti korespondensi tertanggal 3 Maret 2017 dengan subjek "bgc3 Deliverables and Scope". Surel tersebut dikirimkan kepada Bill Gates dan Larry Cohen, yang mencantumkan sejumlah poin rencana kerja atau deliverables.
Isi Dokumen yang Menjadi Sorotan
Dalam dokumen yang beredar, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus perhatian publik, di antaranya:
1. Simulasi Pandemi: Poin terakhir dalam daftar tugas menyebutkan adanya "Follow-up recommendations and/or technical specifications for Strain pandemic simulation" atau rekomendasi tindak lanjut dan spesifikasi teknis untuk simulasi pandemi galur (strain) tertentu.
2. Teknologi Otak (Neurotech): Dokumen tersebut juga membahas pengembangan whitepaper mengenai neuroteknologi terkait penyakit degeneratif kronis, bahkan menyebutkan potensi penggunaannya dalam intelijen nasional dan pertahanan.
3. Data Kesehatan Digital: Rencana pembuatan sistem digital berbasis zero knowledge proof untuk mengamankan informasi kesehatan pribadi agar tetap dapat diakses secara digital namun terproteksi.
Kaitan dengan Jeffrey Epstein
Narasi yang berkembang di media sosial mengeklaim bahwa simulasi ini direncanakan bersama Jeffrey Epstein, sosok yang dikenal kontroversial. Hal ini memicu berbagai spekulasi di kalangan netizen mengenai keterkaitan tokoh-tokoh besar dalam pengaturan skenario kesehatan global.
Hingga saat ini, pihak Bill Gates maupun yayasannya belum memberikan pernyataan resmi terbaru terkait potongan dokumen tahun 2017 yang kembali viral tersebut. Sebagaimana diketahui, Bill Gates memang sering menjadi sasaran teori konspirasi terkait pandemi global karena keterlibatannya yang aktif dalam pendanaan vaksin dan riset kesehatan melalui Bill & Melinda Gates Foundation.
Editor : Firda Rachmawati

