Viral, Dua Pegawai Pemerintah Kesurupan saat Kunjungi Gedung DPRD KBB
Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pegawai Pemerintah Daerah Bandung Barat mengalami kesurupan viral di media sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pegawai Pemerintah Daerah Bandung Barat mengalami kesurupan viral di media sosial.
Peristiwa kesurupan itu diketahui terjadi saat sejumlah anggota legislatif dan pejabat Pemda Bandung Barat berkunjung ke Gedung DPRD KBB baru di Jalan Cijamil-Cisarua Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa 4 Juni 2024.
Dalam rekaman CCTV tersebut dua pegawai pemerintah tersebut tengah duduk di kursi depan pintu masuk gedung terbengkalai yang dibangun pada tahun 2019. Tak lama salah seorang pegawai yang diketahui menjabat Kabag Keuangan DPRD KBB tiba-tiba berteriak histeris.
"Betul kejadiannya siang kemarin waktu sedang berkunjung ke Gedung DPRD yang baru," kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD KBB, Rony Rudyana saat dikonfirmasi, Rabu 5 Juni 2024.
"Yang kesurupannya dua staf perempuan," ucapnya.
Diketahui, sejak dibangun pada 2019 dan rampung pada 2020 lalu, Gedung DPRD yang baru tersebut tak kunjung digunakan sama sekali. Bahkan, warna putih yang menyelimuti gedung megah tersebut sudah kusam dan masih ditutupi pagar seng.
"Jadi waktu masuk gedung itu tiba-tiba langsung berteriak. Kami yang ada di situ langsung menolong supaya tidak semakin parah," ujarnya
Setelah tenang, lanjut Rony, keduanya langsung dibawa keluar dari area Gedung DPRD KBB. Beruntung kondisi keduanya langsung membaik dan tak harus dilakukan perawatan.
"Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik ya. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa," kata Rony.
Kepala Bidang Penataan Bangunan Prasarana Permukiman dan Konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB, Rahmat Ardiansyah menyebut gedung tersebut sampai saat ini belum digunakan karena ada fasilitas penunjang yang belum tersedia.
"Jadi karena penunjang seperti air, benteng, mebeler, lokasi parkir belum siap. Masih memerlukan dana tambahan," ucapnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

