Viral Truk Ikan di Singkil Nyaris Dijarah, Warga Mundur Usai Diberi Peringatan Berformalin

Viral warga mengurungkan niatnya untuk menjarah ikan usai diperingati mengandung formalin.

Viral Truk Ikan di Singkil Nyaris Dijarah, Warga Mundur Usai Diberi Peringatan Berformalin
truk ikan batal dijarah karena diperingati berformalin

INILAHKORAN - Sebuah situasi menegangkan terjadi di tengah bencana banjir yang melanda Aceh Singkil. Puluhan warga berkumpul mengelilingi sebuah truk kontainer hitam-putih bertuliskan “KSI” yang mogok setelah terendam banjir. Mereka mengira muatan truk berisi ikan yang bisa dibawa pulang untuk dimakan.

Awalnya, sejumlah warga—termasuk anak-anak—tampak mulai mendekati kontainer dan bersiap membuka muatannya. Namun, niat itu tiba-tiba sirna setelah terdengar peringatan keras dari seorang pria berbaju biru yang berada di lokasi, diduga seorang petugas kepolisian atau aparat setempat.

“Mengandung formalin dan kaporit, bisa bikin keracunan!”

Dalam video yang viral, petugas tersebut mencoba menenangkan warga yang sudah berkumpul di genangan air setinggi lutut.

Ia memperingatkan bahwa ikan dalam truk itu diduga mengandung formalin, kaporit, dan zat pengawet berbahaya, sehingga tidak boleh dikonsumsi.

“Mengandung formalin, kaporit, berpengawet… bisa membahayakan masyarakat, bisa keracunan,” ucapnya kepada warga.

Mendengar itu, kerumunan warga tampak saling pandang dan mulai ragu. Namun, beberapa orang tetap mendesak agar muatan dibuka karena mereka sedang kelaparan akibat terisolasi banjir.

Seorang pria di kerumunan menanggapi putus asa:

“Kena formalin pun enggak apa-apa, yang penting Bapak buka ini. Kami kelaparan!”

Petugas Tegas: “Risikonya bisa fatal, bahkan bisa ada yang meninggal”

Meski menghadapi tekanan warga, petugas tetap bersikeras melarang pembukaan kontainer. Ia menegaskan bahwa risiko keracunan massal terlalu besar jika ikan tersebut dikonsumsi.

“Mereka enggak mau masyarakat ada yang keracunan, ada yang meninggal gara-gara makan ikan ini,” ujarnya.

Petugas itu juga menjelaskan bahwa pengemudi truk bisa terseret masalah hukum jika segel dibuka sembarangan, bahkan terancam hukuman hingga 5 tahun penjara.

Video tersebut memancing reaksi kuat dari warganet. Sebagian mendukung langkah petugas karena mencegah potensi bahaya, sementara lainnya merasa prihatin melihat warga yang terpaksa berebut makanan demi bertahan hidup.

Banyak komentar menyoroti kondisi darurat yang membuat warga rela mengambil risiko hanya untuk mendapatkan sedikit bahan makanan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait apa yang terjadi dengan muatan ikan tersebut. Tidak ada juga informasi apakah pemerintah atau pihak berwenang telah menyalurkan bantuan makanan aman bagi warga yang terdampak banjir di kawasan tersebut.


Editor : Firda Rachmawati