Unggahan Setkab Viral Usai Klaim Foto GBLA di Tangerang dan Ada Sosok Jokowi

Unggahan Setkab soal capaian 2 tahun pemerintah disorot netizen. Ditemukan kejanggalan lokasi GBLA hingga klaim foto era Jokowi.

Unggahan Setkab Viral Usai Klaim Foto GBLA di Tangerang dan Ada Sosok Jokowi
Unggahan Setkab Viral Usai Klaim Foto GBLA di Tangerang dan Ada Sosok Jokowi

INILAHKORAN.ID - unggahan resmi Sekretariat Kabinet (Setkab) Republik Indonesia di media sosial mendadak menjadi perbincangan hangat dan bahan sorotan warganet. 

Hal ini bermula usai akun @setkabgoid membagikan konten berupa kolase foto yang menampilkan pencapaian dan "Prestasi 2 Tahun Pemerintah".  

​Unggahan yang ditujukan untuk memperlihatkan hasil kerja nyata pemerintah tersebut justru memicu berbagai respons bernada kritik setelah netizen menemukan sejumlah kejanggalan pada foto-foto yang dilampirkan.  

​Kejanggalan yang Ditemukan Netizen

​Kejanggalan ini menjadi viral usai diulas oleh pengguna media sosial Threads dengan akun @satriyo.akatama. Dalam unggahannya, ia membeberkan beberapa poin yang dianggap tidak akurat dan terkesan terburu-buru saat diunggah oleh akun resmi lembaga negara tersebut.  

​Beberapa kejanggalan yang disorot publik antara lain:  

​Salah satu hal yang paling menyita perhatian adalah penggunaan foto Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang berlokasi di Bandung, namun diklaim berada di Tangerang.  

​Kehadiran Foto Joko Widodo (Jokowi): Dalam materi pencapaian tersebut, netizen juga mendapati adanya foto mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sehingga memicu pertanyaan mengenai relevansi dan klaim capaian dalam program dua tahun pemerintahan baru.  

​Pengulangan Foto (Duplikasi): Pengguna media sosial juga menemukan adanya beberapa foto yang sengaja diunggah ganda atau di-double untuk mengisi ruang kolase.  

​Klaim Capaian Era Sebelumnya: Selain duplikasi, beberapa pencapaian masa lalu diduga turut dimasukkan ke dalam daftar klaim kinerja saat ini.  

​Kritik Pedas Terhadap Tim Humas

​Atas temuan tersebut, publik menyayangkan kecerobohan pengelolaan konten media sosial sekelas lembaga kepresidenan. Akun pembuat utasan bahkan turut menandai dan meminta perhatian pejabat terkait untuk mengevaluasi kinerja jajarannya.  

​"Mas Teddy bawahannya ditegur tuh mas. Sekelas lembaga negara lho, kok bisa main langsung posting? Gak dicek ulang mas?" tulis akun @satriyo.akatama dalam unggahannya yang mendapat beragam respons dari warganet lainnya.  

​Banyak netizen menilai bahwa verifikasi dan validasi data merupakan hal krusial bagi sebuah akun resmi pemerintahan sebelum mempublikasikan informasi ke masyarakat luas demi menghindari misinformasi.

Hingga saat ini, unggahan tersebut terus menuai beragam tanggapan dan komentar kritikan di media sosial.


Editor : Firda Rachmawati