Wakil Wali Kota dan Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Ciheuleut, Ribuan Botol Miras Disita

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima laporan masyarakat terkait dugaan adanya sebuah rumah di Jalan Ciheuleut, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur yang dijadikan gudang minuman keras (miras) pada Jumat 11 April 2025 malam. 

Wakil Wali Kota dan Satpol PP Bongkar Gudang Miras di Ciheuleut, Ribuan Botol Miras Disita

INILAHKORAN, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima laporan masyarakat terkait dugaan adanya sebuah rumah di Jalan Ciheuleut, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur yang dijadikan gudang minuman keras (miras) pada Jumat 11 April 2025 malam. 

Menindaklanjuti aduan tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Camat Bogor Timur langsung mendatangi lokasi. 

"Benar saja, setidaknya ditemukan 1.787 botol miras di lokasi tersebut. Setelah aduan masyarakat diterima, saya bersama Satpol PP dan camat langsung ke lokasi. Dan benar, ditemukan 1.787 botol miras dari 43 jenis merek lokal dan impor," ungkap Jenal pada Minggu 13 April 2025.

Jenal memaparkan, rumah yang dijadikan gudang miras itu berada di kawasan perkampungan padat penduduk. Mirisnya lagi, diakui Jenal wilayah tersebut merupakan tanah kelahirannya.

"Jadi saya sangat emosi dan kecewa. Ini harus menjadi perhatian kita semua bahwa miras harus dilawan oleh siapa pun. Warga silakan laporkan jika menemukan hal seperti ini," tegas Jenal.

Jenal menjelaskan, jumlah miras yang disita hampir setara dengan total hasil sitaan dalam operasi selama satu bulan Ramadan kemarin, yakni sebanyak 1.792. Selain itu, penjualan miras yang dilakukan oleh pemilik usaha ilegal tersebut dilakukan secara daring.

"Melalui sebuah aplikasi online. Maka dari itu, saya juga meminta Kominfo untuk segera mengambil langkah pembekuan akun yang menjual miras tersebut," jelas Jenal. 

Jenal mengajak warga Kota Bogor untuk terus membantu pemerintah dalam memberantas peredaran miras, demi menjadikan Bogor kota yang aman dan nyaman bagi semua.

"Generasi muda ke depan jangan sampai terganggu dengan hal-hal seperti ini," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti