WJIF 2026 Buka 5.000 Lowongan Kerja di Jabar, Cek Peluangnya di Nyari Gawe
Sebanyak lebih dari 5.000 lowongan kerja ditargetkan tersedia dalam Job Fair Online pada ajang WJIF 2026 di Kota Bandung, 26-27 November mendatang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebanyak lebih dari 5.000 lowongan kerja ditargetkan tersedia dalam Job Fair Online pada ajang West Java Industrial Festival (WJIF) 2026 di Kota Bandung, 26-27 November mendatang.
Program yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar ini menyasar pencari kerja dari berbagai kabupaten dan kota. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses peluang kerja sekaligus terhubung langsung dengan perusahaan.
Salah satu kanal yang dapat dimanfaatkan pencari kerja adalah aplikasi Nyari Gawe. Platform ini menyediakan informasi lowongan sekaligus sejumlah fitur pendukung, mulai dari pemantauan status lamaran, tes psikologi, penilaian keterampilan, hingga informasi jalur karier.
Pencari kerja juga dapat melengkapi profil untuk membantu mencocokkan kompetensi yang dimiliki, dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Pengantar Kerja Ahli Pertama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar Andi Kurniawan mengatakan, aplikasi Nyari Gawe diharapkan mempermudah proses rekrutmen sekaligus menekan praktik percaloan tenaga kerja.
“Dengan adanya Nyari Gawe, pencari kerja bisa terhubung langsung dengan perusahaan sehingga dapat menghindari praktik percaloan,” ujar Andi dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026).
Berdasarkan data per 16 Oktober 2026, Nyari Gawe mencatat 721.159 pencari kerja terdaftar dengan 31.318 lowongan kerja tersedia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.020 lowongan berada di wilayah Bandung Raya.
Guna memaksimalkan layanan, pencari kerja diimbau mengunduh aplikasi Nyari Gawe dan melengkapi profil akun masing-masing. Diskominfo Jabar turut memperpanjang durasi sesi login guna mendukung akses pengguna.
Sementara itu, Disnakertrans Jabar mendorong perusahaan memperbarui status lamaran melalui aplikasi, serta memperluas informasi rekrutmen ke berbagai sektor di luar industri.
Selain menyediakan akses lowongan, WJIF 2026 akan membahas kebutuhan tenaga kerja dan peluang karier di sejumlah sektor strategis. Salah satu fokusnya adalah industri padat modal, termasuk sektor kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Pembahasan tersebut diharapkan membantu pencari kerja memahami perubahan kebutuhan industri, sekaligus mempersiapkan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan pasar kerja.
WJIF 2026 mengangkat sejumlah sektor prioritas, meliputi ekosistem kendaraan listrik, industri hijau dan ekonomi sirkular, energi baru dan terbarukan (EBT), agroindustri, industri digital dan Internet of Things (IoT), serta kawasan industri.
Untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, dan sumber daya manusia potensial, festival ini juga menghadirkan berbagai agenda, antara lain Business Forum, Exhibition, Business Matching, Investor Pitching, Job and Talent Fair, Industry Upskilling Talks, Competition, dan Public Services Hub.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, sekaligus mendukung pengembangan industri di Jawa Barat.
Dalam pelaksanaannya, Disperindag Jabar berkolaborasi dengan Disnakertrans Jabar dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar. Kerja sama lintas perangkat daerah ini diarahkan untuk memperluas akses informasi ketenagakerjaan, meningkatkan kesiapan pencari kerja, serta mempertemukan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan perusahaan.
Melalui Job Fair Online WJIF 2026, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang rekrutmen dan layanan pengembangan karier. Di sisi lain, perusahaan didorong lebih aktif membuka akses informasi lowongan agar potensi tenaga kerja di Jawa Barat dapat terserap sesuai kebutuhan industri.
Editor : Doni Ramdhani
