100 Hektare Kebun Benih Tebu Kabupaten Cirebon Rampung, Serap Ribuan Tenaga Kerja

- Program pembangunan kebun benih tebu di Kabupaten Cirebon terus dipercepat sebagai bagian dari strategi mendukung target swasembada gula nasional

100 Hektare Kebun Benih Tebu Kabupaten Cirebon Rampung, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Pengurus Koperasi Semar Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon, mengapresiasi program benih tebu.

INILAHKORAN.ID - Program pembangunan kebun benih tebu di Kabupaten Cirebon terus dipercepat sebagai bagian dari strategi mendukung target swasembada gula nasional. Hingga April 2026, proses penanaman Kebun Benih Datar (KBD) seluas 100 hektare telah selesai dilaksanakan.

Program yang berlangsung sejak Februari 2026 tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah pusat dalam meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian di daerah.

Selain pembangunan kebun benih, pemerintah juga menjalankan program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu seluas 1.423 hektare di Kabupaten Cirebon sepanjang 2026. Program itu disambut positif petani karena dinilai mampu membantu keberlangsungan usaha tani di tengah keterbatasan modal.

Ketua Koperasi Semar Kecamatan Karangsembung, Rahmat, mengatakan program kebun benih tebu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produksi sekaligus penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian.

“Program pembangunan Kebun Benih Datar ini bukan hanya meningkatkan produksi tebu, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Rahmat, Jumat 8 Mei 2026.

Menurutnya, sejak tahap penanaman hingga masa tebang benih yang diperkirakan berlangsung sampai November 2026, program tersebut mampu menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.

“Di tengah kondisi permodalan petani yang masih sulit, bantuan program ini sangat membantu. Penyerapan tenaga kerja juga cukup besar sehingga berdampak pada pengurangan pengangguran di sektor pertanian,” ungkapnya.

Menurutnya, petani tebu di Kabupaten Cirebon masih membutuhkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi kerja di lapangan.

“Kami berharap ada bantuan alsintan seperti traktor, grab loader, dan sugarcane harvester agar produktivitas petani bisa semakin meningkat,” jelasnya.

Dia menjelaskan, program pembangunan kebun benih tebu menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mencapai swasembada gula nasional pada periode 2028-2030.

"Pemerintah juga mendorong penggunaan varietas tebu unggul yang dinilai lebih produktif untuk meningkatkan hasil panen," ucapnya.

Dia menambahkan, Pemerintah turut menyiapkan dukungan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tebu Rakyat guna membantu petani memperoleh modal usaha dengan bunga ringan serta kepastian pasar hasil panen.

"Melalui berbagai program tersebut, kami berharap produktivitas gula nasional terus meningkat sekaligus mendorong kesejahteraan petani tebu, khususnya di Kabupaten Cirebon," tukasnya.


Editor : Ahmad Sayuti